JAKARTA - Warga Kota Surabaya dan sekitarnya dihimbau untuk lebih waspada dalam merencanakan aktivitas luar ruangan pada akhir pekan ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca di Kota Pahlawan untuk hari Sabtu, 14 Februari 2026. Berdasarkan pantauan radar cuaca terbaru, Surabaya diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai petir serta hembusan angin kencang secara tiba-tiba.
Fenomena cuaca ini merupakan bagian dari dinamika atmosfer yang terjadi di wilayah Jawa Timur, di mana pertumbuhan awan konvektif cukup masif pada siang hingga sore hari. Masyarakat diminta untuk mempersiapkan perlengkapan pendukung serta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, terutama bagi mereka yang tinggal di area rawan genangan air. Berikut adalah rincian prakiraan cuaca yang perlu menjadi perhatian warga Surabaya sepanjang hari ini.
Prakiraan Waktu Terjadinya Hujan Dan Petir Di Wilayah Surabaya
Kondisi cuaca di Surabaya pada pagi hari diprediksi cenderung cerah berawan, namun perubahan signifikan akan mulai terlihat menjelang siang hari. BMKG mencatat bahwa potensi hujan disertai kilat diprediksi akan terjadi antara siang hingga sore hari. Suhu udara diperkirakan berada pada rentang 25°C hingga 33°C, dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi mencapai 95%, yang memicu perasaan gerah sebelum hujan turun.
Hujan dengan durasi singkat namun intensitas tinggi ini patut diwaspadai karena dapat menurunkan jarak pandang bagi pengemudi di jalan raya. Selain itu, potensi petir yang cukup aktif mengharuskan masyarakat untuk tidak berteduh di bawah pohon atau papan reklame guna menghindari risiko tersambar kilat atau tertimpa benda yang roboh akibat angin kencang.
Peringatan Dini Cuaca Untuk Wilayah Penyangga Di Sekitar Surabaya
Tidak hanya Kota Surabaya, wilayah penyangga seperti Sidoarjo dan Gresik juga masuk dalam daftar waspada cuaca ekstrem hari ini. BMKG Juanda menegaskan bahwa pergerakan awan hujan dari arah barat menuju timur dapat membawa dampak serupa di wilayah Gerbangkertosusila. Angin kencang sesaat yang menyertai hujan dapat mencapai kecepatan hingga 30 km/jam, yang berpotensi menimbulkan gelombang pendek di wilayah perairan Tanjung Perak.
Bagi warga yang memiliki mobilitas lintas kota di Jawa Timur, sangat disarankan untuk selalu memantau pembaruan cuaca melalui kanal resmi BMKG sebelum memulai perjalanan. Stabilitas cuaca diperkirakan baru akan kembali normal pada malam hari, di mana kondisi langit akan didominasi oleh awan tebal dengan suhu udara yang lebih sejuk.
Tips Keselamatan Menghadapi Cuaca Ekstrem Di Akhir Pekan
Menanggapi peringatan dini ini, terdapat beberapa langkah antisipasi yang dapat dilakukan oleh warga Surabaya:
Pantau Saluran Air: Pastikan drainase di sekitar rumah bebas dari sumbatan sampah guna mencegah genangan lokal.
Hindari Area Terbuka: Segera cari bangunan permanen jika mendengar suara guntur saat berada di luar ruangan.
Cek Kondisi Kendaraan: Pastikan lampu dan wiper mobil berfungsi optimal untuk menghadapi hujan lebat.
Simpan Barang Berharga: Amankan dokumen atau barang elektronik dari potensi kebocoran atap atau rembesan air.
Gunakan Aplikasi Cuaca: Selalu perbarui informasi dari aplikasi Info BMKG untuk melihat pergerakan awan secara real-time.
Kewaspadaan adalah kunci utama agar akhir pekan Anda tetap aman meski cuaca tidak bersahabat. Surabaya sebagai kota metropolitan memiliki tantangan tersendiri saat hujan lebat turun, namun dengan persiapan yang matang, risiko dampak buruk dapat diminimalisir. Tetap jaga kesehatan dan utamakan keselamatan dalam setiap aktivitas Anda hari ini.