JAKARTA - Ramadan selalu menghadirkan suasana yang berbeda dibandingkan bulan lainnya karena aktivitas ekonomi masyarakat ikut meningkat. Banyak orang tidak hanya fokus beribadah, tetapi juga memanfaatkan momentum ini untuk membuka usaha musiman.
Salah satu sektor yang paling cepat bergerak adalah penjualan makanan berbuka puasa atau takjil. Permintaan yang tinggi setiap sore membuat bisnis ini dikenal memiliki perputaran uang yang sangat cepat.
Bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Ramadan sering dianggap sebagai periode emas untuk menambah pemasukan. Bahkan dengan modal terbatas, peluang keuntungan tetap terbuka lebar jika dikelola dengan tepat.
Persaingan yang semakin ramai pada tahun 2026 menuntut penjual lebih kreatif dalam menentukan menu. Tidak cukup hanya enak, takjil juga harus menarik, praktis, dan sesuai selera pasar.
Peluang Besar Bisnis Takjil di Bulan Ramadan
Bisnis takjil memiliki karakter unik karena berlangsung dalam waktu singkat namun intensitas penjualannya tinggi. Dalam beberapa jam saja, produk bisa langsung habis jika memilih menu yang tepat.
Modal awal yang relatif kecil membuat usaha ini cocok dijalankan pemula. Selain itu, bahan bakunya mudah didapat sehingga risiko kerugian dapat ditekan.
Kunci keberhasilan terletak pada inovasi menu yang berbeda dari yang lain. Pembeli cenderung tertarik mencoba sesuatu yang terlihat baru meskipun berbahan dasar sederhana.
Karena itulah pemilihan resep takjil menjadi faktor penting agar dagangan tidak kalah saing. Kreativitas dapat meningkatkan nilai jual tanpa harus menaikkan biaya produksi secara signifikan.
Sepuluh Ide Jualan Takjil Modal Kecil yang Menjanjikan
Es lumut buah kekinian masih menjadi favorit karena tampilannya unik dan proses pembuatannya sangat mudah. Bahan yang dibutuhkan hanya jelly bubuk, santan atau susu evaporasi, serta tambahan perasa buah.
Mango sago ekonomis bisa menjadi pilihan karena dikenal sebagai hidangan penutup populer dengan tampilan menarik. Versi UMKM dapat menggunakan susu kental manis sebagai alternatif krim tanpa mengurangi cita rasa.
Pisang cokelat lumer atau piscok tetap menjadi menu klasik yang tidak pernah kehilangan penggemar. Modalnya rendah namun peminatnya luas karena disukai semua kalangan usia.
Puding sedot atau pudot sangat praktis dikonsumsi sambil berjalan sehingga cocok untuk pembeli yang terburu-buru. Variasi rasa modern seperti taro, matcha, dan red velvet membuatnya digemari generasi muda.
Dimsum ayam ekonomis bisa menjadi alternatif takjil gurih yang berbeda dari kebanyakan menu manis. Campuran labu siam membantu menekan biaya produksi tanpa mengurangi tekstur lembutnya.
Cireng isi ayam suwir pedas memiliki margin keuntungan tinggi karena bahan dasarnya murah. Isian ayam berbumbu menjadi nilai tambah yang membuat pelanggan ingin membeli lagi.
Salad buah cup mini semakin diminati seiring meningkatnya tren gaya hidup sehat. Penggunaan buah lokal yang sedang musim dapat menjaga biaya tetap rendah.
Es kuwut Bali menawarkan sensasi segar dari perpaduan kelapa muda, jeruk nipis, dan biji selasih. Minuman ini sangat efektif menghilangkan dahaga setelah seharian berpuasa.
Bubur sumsum candil pandan menghadirkan sentuhan tradisional yang tetap diminati berbagai generasi. Teksturnya lembut dengan rasa gula merah yang khas dan tidak lekang oleh waktu.
Korean strawberry milk memberikan kesan modern dengan tampilan warna menarik. Minuman ini dapat dikemas dalam cup berstiker untuk meningkatkan daya tarik visual.
Strategi Sukses Jualan Takjil bagi Pemula
Lokasi berjualan menjadi faktor penting karena menentukan jumlah calon pembeli yang lewat. Tempat yang dekat pusat keramaian atau jalur pulang kerja biasanya lebih cepat menghasilkan penjualan.
Kebersihan juga menjadi hal yang tidak boleh diabaikan karena pembeli semakin peduli pada higienitas makanan. Tampilan lapak yang rapi dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan.
Promosi digital dapat dilakukan secara sederhana melalui status WhatsApp atau media sosial. Informasi menu harian yang rutin diunggah membantu menarik pelanggan tetap.
Membuat paket bundling seperti beli tiga gratis satu dapat meningkatkan volume penjualan dalam waktu singkat. Strategi ini efektif karena pembeli merasa mendapatkan keuntungan lebih.
Pelayanan yang ramah juga menjadi nilai tambah yang sering menentukan pelanggan kembali membeli. Pengalaman membeli yang menyenangkan dapat menjadi promosi dari mulut ke mulut.
Tips Menghitung Modal dan Menjaga Kualitas Produk
Untuk skala rumahan, usaha takjil dapat dimulai dengan modal sekitar Rp200.000 hingga Rp500.000. Dana tersebut biasanya sudah mencakup bahan baku dan kemasan sederhana.
Beberapa jenis takjil bahkan memiliki biaya produksi sangat rendah namun bisa dijual dengan harga berkali lipat. Contohnya minuman es lumut yang modalnya sekitar Rp3.000 dapat dijual hingga Rp10.000.
Cireng isi memiliki biaya produksi sekitar Rp1.500 per porsi sehingga memberikan keuntungan yang cukup besar. Mango sago membutuhkan modal sedikit lebih tinggi tetapi memiliki nilai jual yang juga lebih mahal.
Agar produk tidak cepat basi, proses memasak harus dilakukan dengan benar terutama pada bahan bersantan. Santan perlu dimasak hingga mendidih supaya lebih tahan lama.
Untuk makanan basah, hindari langsung menutup wadah saat masih panas karena uap air dapat mempercepat pembusukan. Pendinginan alami membantu menjaga kualitas makanan lebih lama.
Perencanaan jumlah produksi juga penting agar tidak terjadi sisa makanan berlebihan. Menjual dalam jumlah bertahap dapat mengurangi risiko kerugian.
Ramadan bukan hanya momentum ibadah tetapi juga kesempatan membangun usaha yang berkelanjutan. Dengan strategi yang tepat, bisnis musiman ini bisa menjadi langkah awal menuju usaha kuliner yang lebih besar.
Kreativitas dalam memilih menu, menjaga kualitas, dan memahami kebutuhan pasar akan menentukan keberhasilan penjualan. Takjil yang sederhana bisa menjadi sumber keuntungan besar jika dikelola dengan serius.