Mobilitas Libur Imlek 2026: Jasa Marga Catat Lonjakan Kendaraan Keluar Jabotabek Hingga 15,32 Persen

Rabu, 18 Februari 2026 | 10:15:43 WIB
Mobilitas Libur Imlek 2026: Jasa Marga Catat Lonjakan Kendaraan Keluar Jabotabek Hingga 15,32 Persen

JAKARTA - Momentum libur Tahun Baru Imlek 2026 memicu gelombang pergerakan masyarakat yang cukup masif meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek).

Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk, tercatat sebanyak 155.000 lebih kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabotabek menuju berbagai arah pada puncak arus keberangkatan. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 15,32 persen jika dibandingkan dengan volume lalu lintas harian normal.

Lonjakan ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan masa libur singkat untuk pulang kampung atau sekadar berwisata. Pergerakan kendaraan terpantau menyebar ke tiga arah utama, yaitu arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), arah Barat (Merak), serta arah Selatan (Puncak).

Distribusi Lalu Lintas: Trans Jawa dan Bandung Jadi Destinasi Favorit

Data distribusi lalu lintas menunjukkan bahwa arah Timur masih menjadi tujuan paling mendominasi bagi para pengendara yang keluar dari Jakarta.

Arah Timur (Trans Jawa & Bandung): Mayoritas kendaraan bergerak menuju arah ini melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama untuk tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta GT Kalihurip Utama untuk tujuan Bandung dan sekitarnya. Akumulasi kendaraan ke arah Timur ini mencatat porsi terbesar dari total volume lalu lintas.

Arah Barat (Merak): Pergerakan ke arah Barat melalui GT Cikupa menunjukkan arus yang stabil menuju pelabuhan penyeberangan bagi masyarakat yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera.

Arah Selatan (Puncak/Bogor): Meskipun tidak setinggi Trans Jawa, arus kendaraan menuju kawasan wisata Puncak melalui GT Ciawi tetap mengalami peningkatan seiring dengan tren wisata jarak pendek bagi warga ibu kota.

Strategi Jasa Marga dalam Menjaga Kelancaran Arus Tol

Menyikapi lonjakan yang mencapai belasan persen tersebut, Jasa Marga telah menyiagakan sejumlah langkah strategis guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Beberapa poin utama dalam penanganan arus libur Imlek 2026 meliputi:

Optimalisasi Layanan Transaksi: Penambahan petugas di gerbang-gerbang tol utama serta memastikan seluruh gardu tol beroperasi secara maksimal untuk mencegah antrean panjang.

Koordinasi Rekayasa Lalu Lintas: Melakukan koordinasi intensif dengan pihak Kepolisian untuk menerapkan skema lalu lintas tertentu (seperti contraflow) jika terjadi kepadatan di titik-titik krusial pada ruas tol Jakarta-Cikampek.

Kesiapan Fasilitas Rest Area: Memastikan ketersediaan bahan bakar, area parkir, dan fasilitas umum di tempat istirahat (rest area) tetap memadai dan tidak menyebabkan hambatan di bahu jalan tol.

Terkini