JAKARTA - Tepat satu hari menjelang dimulainya ibadah puasa Ramadan 1447 H, kondisi pasar di wilayah Jambi menunjukkan tren yang positif bagi masyarakat.
Berdasarkan pantauan terkini di berbagai pasar induk dan pengecer, harga kebutuhan pokok atau sembako terpantau stabil tanpa adanya lonjakan harga yang mengkhawatirkan. Selain harga yang terkendali, pemerintah daerah melalui dinas terkait juga memastikan bahwa stok pangan di gudang-gudang distributor dalam posisi yang sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama satu bulan penuh ke depan.
Kondisi ini merupakan hasil dari koordinasi intensif antara Satgas Pangan, pemerintah provinsi, dan para pelaku usaha dalam menjaga rantai pasok. Kepastian stok yang aman ini diharapkan dapat meredam potensi panic buying di tengah masyarakat, sehingga stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga selama bulan suci.
Rangkuman Kondisi Harga Komoditas Utama
Secara umum, mayoritas harga pangan di Jambi tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan minggu sebelumnya. Berikut adalah poin-poin penting terkait stabilitas harga:
Beras dan Minyak Goreng: Harga masih berada pada koridor stabil dengan pasokan yang mengalir lancar dari tingkat distributor ke pasar-pasar tradisional.
Daging Sapi dan Ayam: Meski terdapat sedikit kenaikan permintaan khas menjelang Ramadan, harga di tingkat pedagang masih dianggap wajar dan belum menyentuh level ekstrem.
Cabai dan Bawang: Komoditas yang biasanya fluktuatif ini terpantau stabil berkat masuknya pasokan tambahan dari daerah penghasil di sekitar Jambi.
Gula Pasir dan Tepung: Ketersediaan di pasar swalayan maupun pasar rakyat sangat melimpah dengan harga yang konsisten.
Efektivitas Pengawasan Satgas Pangan Jambi
Stabilitas yang terjadi di lapangan tidak lepas dari pengawasan ketat yang dilakukan oleh Satgas Pangan. Tim secara rutin melakukan pengecekan mendadak untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan barang yang dapat memicu kelangkaan buatan. Petugas juga terus berkomunikasi dengan para pedagang untuk memantau jika ada kendala dalam distribusi logistik dari luar daerah.
Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan bahwa pengawasan ini akan terus ditingkatkan hingga Hari Raya Idulfitri mendatang. Dengan sistem pemantauan harga harian yang terintegrasi, setiap kenaikan harga yang tidak wajar dapat segera diidentifikasi dan diatasi melalui intervensi pasar jika diperlukan.