Drama Liga Italia Allegri Kartu Merah Dan Milan Ditahan Imbang Como

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:07:54 WIB
Drama Liga Italia Allegri Kartu Merah Dan Milan Ditahan Imbang Como

JAKARTA - Laga lanjutan Liga Italia musim 2026 kembali menyuguhkan kejutan yang tak terduga saat raksasa San Siro, AC Milan, menjamu tim promosi Como. Pertandingan yang diprediksi akan menjadi milik Rossoneri ini justru berubah menjadi drama yang penuh dengan tensi tinggi.

Hasil akhir menunjukkan skor imbang yang mengecewakan bagi publik tuan rumah, namun sorotan utama justru tertuju pada pinggir lapangan. Pelatih kawakan yang kini menahkodai Milan, Massimiliano Allegri, harus diusir keluar lapangan setelah mendapatkan kartu merah dari wasit akibat protes keras yang dilakukannya.

Hasil imbang ini menjadi noda bagi ambisi Milan dalam mengejar posisi puncak klasemen. Menghadapi Como yang tampil tanpa beban, Milan justru terlihat kesulitan mengembangkan permainan terbaik mereka. Kegagalan mengamankan tiga poin di kandang sendiri memicu gelombang kritik, terutama terkait reaksi emosional sang pelatih yang dianggap merugikan fokus tim di menit-menit krusial pertandingan.

Ketegangan Di Pinggir Lapangan Dan Pengusiran Massimiliano Allegri

Momen paling kontroversial dalam laga ini terjadi di babak kedua ketika tensi pertandingan mulai memanas. Allegri, yang dikenal dengan gaya kepemimpinannya yang ekspresif, terlibat adu argumen sengit dengan ofisial pertandingan.

Protes yang dilakukan secara berlebihan atas sebuah keputusan pelanggaran akhirnya membuat wasit tidak punya pilihan lain selain mengeluarkan kartu merah. Insiden "Hasil Liga Italia Allegri kena kartu merah Milan imbang lawan Como" ini menjadi pembicaraan hangat karena jarang terjadi seorang pelatih berpengalaman kehilangan ketenangan di laga kandang.

Kehilangan sosok pemimpin di pinggir lapangan tampak berpengaruh pada koordinasi pemain Milan. Instruksi yang biasanya mengalir deras dari Allegri terputus, membuat para pemain terlihat kebingungan dalam membongkar pertahanan gerendel yang diterapkan oleh Como. Kejadian ini sekaligus menjadi catatan disiplin yang serius bagi sang pelatih di tengah tekanan untuk membawa Milan kembali ke jalur juara.

Perlawanan Disiplin Como Yang Merepotkan Raksasa San Siro

Di sisi lain, apresiasi tinggi patut diberikan kepada Como. Sebagai tim yang tidak diunggulkan, mereka tampil dengan organisasi pertahanan yang sangat rapi dan disiplin. Strategi serangan balik yang mereka terapkan berkali-kali merepotkan barisan pertahanan Milan. Keberhasilan mencuri satu poin di San Siro adalah prestasi besar yang membuktikan bahwa kualitas persaingan di Liga Italia 2026 semakin merata.

Como menunjukkan bahwa mereka memiliki mentalitas untuk bersaing dengan tim-tim besar. Dengan mengandalkan kolektivitas tim, mereka mampu meredam kreativitas lini tengah Milan yang diisi oleh pemain-pemain bintang. Hasil imbang ini tentu menjadi modal berharga bagi Como untuk terus menjauh dari zona degradasi dan membangun kepercayaan diri dalam menghadapi laga-laga berat selanjutnya di sisa musim.

Dampak Bagi Klasemen Dan Evaluasi Taktik AC Milan

Bagi AC Milan, kehilangan dua poin berharga ini berarti mereka gagal memangkas jarak dengan pemuncak klasemen. Efektivitas serangan kembali menjadi masalah besar bagi Milan; meski mendominasi penguasaan bola, mereka kekurangan ketajaman di depan gawang. Evaluasi mendalam dipastikan akan dilakukan oleh staf kepelatihan guna memperbaiki performa tim yang mulai menunjukkan tren menurun dalam beberapa pertandingan terakhir.

Selain masalah teknis, faktor mental juga menjadi perhatian. Pengusiran Allegri adalah sinyal bahwa ada tekanan psikologis yang cukup besar di dalam internal tim.

Milan harus segera melakukan pemulihan, baik dari segi taktik maupun suasana ruang ganti, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Kini, publik menanti bagaimana respons Milan di pekan depan tanpa kehadiran Allegri yang dipastikan akan menjalani hukuman larangan mendampingi tim.

Terkini