Resep Kue Lidah Kucing Tanpa Baking Powder Tetap Renyah dan Lezat untuk Sajian Lebaran yang Lebih Praktis dan Istimewa di Rumah

Jumat, 20 Februari 2026 | 09:19:09 WIB
Resep Kue Lidah Kucing Tanpa Baking Powder Tetap Renyah dan Lezat untuk Sajian Lebaran yang Lebih Praktis dan Istimewa di Rumah

JAKARTA - Menjelang hari raya, banyak orang mulai menyiapkan aneka kue kering sebagai pelengkap momen berkumpul bersama keluarga. Salah satu yang hampir selalu hadir di setiap rumah adalah kue lidah kucing yang dikenal dengan teksturnya yang tipis dan renyah.

Kue ini bukan hanya sekadar camilan, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi penyambutan tamu saat Lebaran. Rasanya yang manis dengan sentuhan gurih membuatnya disukai berbagai kalangan dari anak-anak hingga orang dewasa.

Di balik tampilannya yang sederhana, proses pembuatan kue lidah kucing sering dianggap membutuhkan bahan pengembang seperti baking powder. Padahal, kue ini tetap bisa dibuat tanpa bahan tersebut dan hasilnya tetap renyah serta nikmat.

Metode tanpa baking powder justru menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin mengurangi penggunaan bahan tambahan. Teknik ini mengandalkan keseimbangan komposisi dan cara pengolahan adonan yang tepat agar tetap menghasilkan tekstur khas.

Karakteristik Kue Lidah Kucing yang Selalu Jadi Favorit Saat Lebaran

Kue lidah kucing merupakan salah satu jenis kue kering populer di Indonesia yang identik dengan perayaan Idulfitri. Bentuknya pipih memanjang menyerupai lidah kucing sehingga mudah dikenali dibandingkan kue kering lainnya.

Teksturnya yang ringan dan renyah membuat kue ini mudah dinikmati kapan saja tanpa terasa berat. Perpaduan rasa manis dan aroma mentega menghadirkan sensasi sederhana namun memikat.

Kehadiran kue ini di meja tamu telah menjadi tradisi yang berlangsung lama di banyak keluarga. Selain mudah disantap, tampilannya yang rapi juga menambah kesan hangat dalam suasana silaturahmi.

Asal-usul kue lidah kucing dapat ditelusuri dari pengaruh kuliner Belanda yang mengenal kue bernama kattentongen. Seiring waktu, resep tersebut beradaptasi dengan selera lokal hingga menjadi sajian khas yang akrab di Indonesia.

Kini kue lidah kucing tidak hanya hadir sebagai suguhan, tetapi juga menjadi simbol keramahan tuan rumah. Setiap toples yang disajikan seolah menjadi tanda sambutan bagi siapa pun yang datang berkunjung.

Bahan-Bahan Membuat Kue Lidah Kucing Tanpa Baking Powder

Pembuatan kue lidah kucing tanpa baking powder tetap dapat menghasilkan tekstur renyah apabila komposisi bahan dijaga dengan baik. Keseimbangan antara lemak, gula, putih telur, dan tepung menjadi kunci utama keberhasilan resep ini.

Pengembangan adonan terjadi secara alami melalui proses aerasi mekanis saat pengocokan bahan. Teknik ini menciptakan struktur ringan tanpa perlu tambahan bahan kimia pengembang.

Berikut bahan yang dibutuhkan untuk membuat kue lidah kucing tanpa baking powder:

Putih telur 100 gram atau sekitar 3 butir telur suhu ruang.

Gula halus 125 gram.

Mentega atau margarin campuran 200–250 gram.

Tepung terigu protein rendah 175–200 gram.

Tepung maizena 40–50 gram.

Susu bubuk 15–27 gram.

Vanila 1/2 sendok teh.

Setiap bahan memiliki peran penting dalam membentuk tekstur akhir kue yang tipis dan garing. Pemilihan bahan berkualitas akan sangat memengaruhi rasa sekaligus aroma setelah dipanggang.

Langkah-Langkah Membuat Kue Lidah Kucing yang Praktis dan Anti Ribet

Proses pembuatan kue ini memerlukan ketelitian terutama saat mengocok adonan agar udara dapat masuk secara maksimal. Tahapan yang benar akan menghasilkan kue yang tidak mudah melebar dan tetap mempertahankan bentuknya.

Berikut langkah-langkah pembuatannya:

Kocok mentega atau margarin bersama gula halus hingga mengembang dan berwarna pucat.

Masukkan putih telur secara bertahap lalu kocok hingga tercampur rata.

Ayak tepung terigu, maizena, susu bubuk, dan vanila agar tidak menggumpal.

Campurkan bahan kering sedikit demi sedikit ke adonan basah sambil diaduk perlahan.

Masukkan adonan ke kantong segitiga lalu semprotkan di atas loyang tipis.

Panggang pada suhu 130–140 derajat Celsius selama 19–25 menit.

Angkat dan dinginkan sepenuhnya di atas rak kawat.

Setiap tahap harus dilakukan dengan sabar agar adonan tidak kehilangan udara yang sudah terbentuk. Pengadukan berlebihan justru dapat membuat tekstur menjadi keras setelah dipanggang.

Suhu oven yang stabil juga menjadi faktor penting dalam menjaga bentuk kue tetap tipis. Pemanggangan perlahan membantu menghasilkan warna keemasan tanpa membuat kue terlalu kering.

Mengapa Kue Lidah Kucing Bisa Tetap Mengembang Tanpa Baking Powder

Kue lidah kucing dapat dibuat tanpa baking powder karena proses pengembangannya mengandalkan metode aerasi fisik. Aerasi adalah teknik memasukkan udara ke dalam adonan melalui pengocokan bahan secara intens.

Tahap pertama terjadi saat mentega dan gula dikocok hingga lembut dan pucat. Proses ini membentuk gelembung udara kecil yang membuat adonan terasa ringan.

Tahap berikutnya berasal dari putih telur yang berfungsi membangun struktur busa stabil. Udara yang terperangkap dalam putih telur akan membantu adonan terangkat saat dipanggang.

Metode ini menjadi tulang punggung dalam menciptakan tekstur kue yang tipis namun tetap kokoh. Tanpa teknik aerasi yang baik, kue bisa menjadi padat dan kurang renyah.

Penggunaan baking powder pada kue kering sebenarnya tidak selalu diperlukan. Pada lidah kucing, bahan tersebut justru dapat membuat adonan melebar terlalu banyak.

Variasi Kreasi Rasa yang Bisa Dicoba di Rumah

Kue lidah kucing sangat mudah dikreasikan dengan berbagai tambahan bahan untuk menciptakan rasa baru. Modifikasi sederhana dapat memberikan pengalaman berbeda tanpa mengubah teknik dasar pembuatan.

Beberapa variasi yang populer antara lain:

Penambahan keju parut untuk rasa gurih.

Bubuk cokelat untuk aroma lebih kaya.

Campuran kopi instan untuk sensasi unik.

Pewarna makanan untuk tampilan pelangi.

Variasi tersebut membuat kue lidah kucing tidak terasa monoton meskipun dibuat dalam jumlah banyak. Tampilan warna-warni juga sering menjadi daya tarik tersendiri di meja sajian.

Kreasi rasa memungkinkan kue ini disesuaikan dengan selera keluarga. Dengan begitu, satu resep dasar bisa menghasilkan banyak jenis hidangan sekaligus.

Tips Menyimpan Kue Lidah Kucing agar Tetap Renyah dan Tahan Lama

Setelah selesai dipanggang, penyimpanan menjadi faktor penting untuk menjaga kualitas kue. Kelembaban udara dapat membuat teksturnya cepat melempem jika tidak ditangani dengan benar.

Penyimpanan yang tepat akan mempertahankan kerenyahan hingga waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, penting memperhatikan beberapa langkah sederhana berikut.

Tips menyimpan kue lidah kucing:

Dinginkan kue sepenuhnya sebelum dimasukkan ke dalam wadah.

Gunakan toples kedap udara agar tidak terkena udara luar.

Tambahkan silica gel khusus makanan sebagai penyerap kelembaban.

Simpan di tempat sejuk dan kering.

Hindari mencampur dengan kue lain yang lebih lembap.

Langkah-langkah ini membantu menjaga tekstur tetap garing seperti saat pertama kali dipanggang. Penyimpanan yang benar juga membuat aroma mentega tidak mudah hilang.

Dengan teknik pembuatan yang tepat dan bahan sederhana, kue lidah kucing tanpa baking powder tetap bisa menjadi sajian istimewa. Resep ini membuktikan bahwa hasil lezat tidak selalu bergantung pada banyaknya bahan tambahan.

Kehadirannya di hari raya akan selalu menghadirkan nuansa hangat dan penuh kenangan. Sepiring kue renyah yang dibuat sendiri sering kali terasa lebih bermakna dibandingkan membeli yang sudah jadi.

Membuat kue lidah kucing di rumah juga bisa menjadi kegiatan menyenangkan bersama keluarga menjelang Lebaran. Selain menghasilkan camilan, prosesnya turut mempererat kebersamaan dalam mempersiapkan hari istimewa.

Terkini