Hutama Karya Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Tol Padang–Sicincin untuk Proyek Interchange Lubuk Alung

Senin, 23 Februari 2026 | 11:03:56 WIB
Hutama Karya Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Tol Padang–Sicincin untuk Proyek Interchange Lubuk Alung

JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) bersama anak usahanya, PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di Tol Padang–Sicincin KM 18+998. Pengaturan ini dilakukan pada 23–24 Februari 2026 untuk mendukung pemasangan balok jembatan (erection girder) di proyek Interchange Lubuk Alung.

Waktu dan Tujuan Rekayasa Lalu Lintas

Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan mulai pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB. Langkah ini diterapkan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memastikan pekerjaan konstruksi berjalan lancar.

Pemasangan balok jembatan merupakan tahap penting untuk memperkuat struktur interchange. Hutama Karya menekankan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap pekerjaan.

Skema Pengalihan Arus Kendaraan

Selama pekerjaan berlangsung, arus kendaraan dari GT Padang menuju GT Kapalo Hilalang akan melewati jalur pengalihan (detour) di KM 18+998. Arah sebaliknya, dari GT Kapalo Hilalang menuju GT Padang, akan dialihkan sementara keluar menuju Jalan Nasional.

Pengalihan ini dirancang agar tetap efisien dan meminimalkan kemacetan. Rambu, marka, dan petugas lalu lintas disiapkan untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar.

Koordinasi dengan Instansi Terkait

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyatakan koordinasi telah dilakukan dengan Ditlantas Polda Sumatra Barat, Satlantas Polres Padang Pariaman, BPJN Sumatra Barat, serta Dinas Perhubungan Provinsi. Semua pihak bekerja sama untuk menjaga keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.

Kehadiran petugas di lokasi juga akan membantu pengaturan kendaraan. Mardiansyah mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas dan menjaga jarak aman saat melewati area konstruksi.

Fasilitas dan Keselamatan di Jalur Detour

Jalur detour berada di sisi jalan eksisting dan telah dilengkapi rambu, marka, penerangan, serta perlengkapan keselamatan lainnya. Petugas juga disiagakan untuk memastikan kendaraan dapat melewati area dengan aman.

Hutama Karya meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul. Pengguna jalan dihimbau mengurangi kecepatan dan tetap waspada selama melintasi area konstruksi.

Manfaat Jalan Tol Padang–Sicincin dan Interchange Lubuk Alung

Jalan Tol Padang–Sicincin sepanjang 36 kilometer telah beroperasi sejak Mei 2025. Tol ini memangkas waktu tempuh Padang–Sicincin dari sekitar 1,5 jam melalui jalur nasional menjadi hanya 30 menit.

Pembangunan Interchange Lubuk Alung diharapkan semakin memperkuat konektivitas di Sumatra Barat. Kehadiran interchange ini akan memudahkan akses logistik, transportasi, dan mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.

Harapan untuk Pengguna Jalan dan Proyek Infrastruktur

Dengan rekayasa lalu lintas ini, Hutama Karya berharap proyek konstruksi dapat berjalan sesuai jadwal. Masyarakat diminta bersabar dan mematuhi arahan agar keamanan tetap terjaga.

Pengembangan infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan Hutama Karya untuk meningkatkan kualitas jalan tol dan konektivitas regional. Peningkatan fasilitas di tol ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan perekonomian Sumatra Barat.

Terkini