Pergerakan IHSG Datar, Investor Domestik Tahan Tekanan Asing dan Proyek Strategis Rp4,1 Triliun

Senin, 23 Februari 2026 | 12:20:14 WIB
Pergerakan IHSG Datar, Investor Domestik Tahan Tekanan Asing dan Proyek Strategis Rp4,1 Triliun

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat, 20 Februari 2026, relatif datar dengan koreksi tipis 0,03% ke level 8.271,77. Sejumlah saham menjadi penggerak utama pasar, seperti BBRI menguat 1,86%, AMMN naik 2,93%, dan FILM melesat 9,49%.

Sebaliknya, tekanan juga terlihat pada saham DSSA turun 2,03%, BYAN melemah 2,26%, dan BRPT terkoreksi 3,81%. Pergerakan ini mencerminkan dinamika pasar yang cenderung seimbang meski ada aksi jual tertentu.

Aliran Dana dan Partisipasi Investor Asing

Investor asing mencatatkan penjualan bersih sekitar Rp360,91 miliar di pasar reguler pada hari itu. Meski begitu, secara keseluruhan pasar masih membukukan pembelian bersih Rp240,52 miliar, menunjukkan adanya minat investor domestik untuk menahan laju koreksi.

Fenomena ini menandakan bahwa meski ada tekanan dari luar negeri, pasar domestik tetap mendukung pergerakan IHSG. Aliran dana menjadi salah satu faktor utama menjaga indeks agar tidak terjun bebas.

Performa Sektoral yang Beragam

Secara sektoral, tujuh dari 11 sektor berakhir di zona merah. Consumer Non-Cyclical mengalami pelemahan terdalam 1,53%, sementara sektor Infrastruktur menjadi sektor terkuat dengan kenaikan 0,92%.

Perbedaan performa antar sektor menunjukkan bahwa pelaku pasar masih selektif dalam memilih saham. Investor fokus pada saham yang dianggap memiliki fundamental kuat dan prospek pertumbuhan lebih jelas.

Dukungan Investor Global dan ETF EIDO

Aksi beli investor global turut menopang kinerja aset berbasis Indonesia. Hal ini tercermin dari penguatan ETF EIDO serta kenaikan indeks MSCI Indonesia, yang menandakan kepercayaan pasar internasional terhadap saham Indonesia.

Sentimen positif dari luar negeri membantu menahan koreksi IHSG. Investor lokal pun lebih optimistis untuk mengambil posisi di beberapa saham unggulan.

Analisis Teknis IHSG dan Potensi Pergerakan Berikutnya

Secara teknikal, pergerakan IHSG saat ini tertahan pada resistance MA20 daily. Jika indeks gagal menembus level 8.400, ada potensi pergerakan konsolidasi dengan support diperkirakan berada di level 7.800.

Namun, bila IHSG berhasil menembus resistance, kemungkinan indeks menutup gap ke resistance berikutnya di level 8.700. Pergerakan ini menjadi acuan bagi trader untuk merencanakan strategi jangka pendek.

Proyek Strategis Nasional dan Kontrak Krakatau Steel

Krakatau Steel (KRAS) melalui anak usahanya, Krakatau Pipe Industries, berpotensi memperoleh kontrak sekitar Rp4,10 triliun dari Proyek Strategis Nasional pipa gas transmisi Dumai–Sei Mangkei. Proyek tersebut membutuhkan sekitar 83.000 ton pipa untuk jaringan sepanjang 541 kilometer.

Total nilai investasi mencapai Rp6,30 triliun, dengan 60%–65% dialokasikan untuk material pipa yang seluruhnya dipasok oleh grup Krakatau Steel. Distribusi dilakukan bertahap melalui jalur darat dan laut dengan kapasitas sekitar 4.000 ton per pengiriman.

Perusahaan menargetkan pengiriman selesai tahun ini agar pembangunan oleh konsorsium KSO berjalan sesuai rencana. Target penyelesaian konstruksi proyek diperkirakan pada 2027 dan operasional penuh pada 2028.

Rencana Penambahan Modal Graha Andrasentra Propertindo

Graha Andrasentra Propertindo (JGLE) berencana melakukan penambahan modal melalui penerbitan 8,28 miliar saham baru Seri B dengan harga pelaksanaan Rp50 per saham. Aksi ini berpotensi menghimpun dana hingga Rp414 miliar.

Mayoritas dana digunakan untuk mengambil alih 61,86% saham Jungleland Asia senilai sekitar Rp413,94 miliar. Sisanya dialokasikan untuk kebutuhan modal kerja, dan rencana ini menunggu persetujuan pemegang saham pada 31 Maret 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mega Capital Sekuritas

Beberapa saham direkomendasikan untuk dibeli dengan target harga tertentu. AMMN direkomendasikan Buy di level 7.800–7.850 dengan target 8.000–8.250 dan stop loss 7.300.

EXCL direkomendasikan Buy 3.080–3.100 dengan target 3.200–3.300 dan SL 2.930. ARCI Buy 1.790–1.810, target 1.850–1.940, SL 1.705. SMGR Buy 2.970–2.990, target 3.100–3.150, SL 2.800. GOTO Buy 60–61, target 63–65, SL 56.

Rekomendasi ini bersifat informatif dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi tetap berada di tangan masing-masing investor sesuai profil risiko dan tujuan keuangan pribadi.

IHSG Stabil Meski Ada Tekanan dan Peluang Saham

IHSG menutup perdagangan relatif datar, didorong oleh beberapa saham unggulan yang menguat signifikan. Sementara tekanan dari investor asing tercatat, dukungan domestik dan investor global menjaga stabilitas pasar.

Pergerakan IHSG dan peluang saham di sektor korporasi seperti Krakatau Steel dan JGLE menjadi perhatian investor. Analisis teknikal, dukungan global, dan proyek strategis domestik membentuk kombinasi yang menentukan arah pasar jangka pendek hingga menengah.

Terkini