OJK Pastikan Kondisi Bank Jambi Tetap Sehat Di Tengah Pendalaman Gangguan Sistem

Senin, 23 Februari 2026 | 14:07:22 WIB
OJK Pastikan Kondisi Bank Jambi Tetap Sehat Di Tengah Pendalaman Gangguan Sistem

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan pernyataan resmi untuk menenangkan nasabah terkait adanya gangguan sistem yang sempat dialami oleh Bank Jambi pada Februari 2026.

Melalui pemantauan ketat dan proses audit yang transparan, OJK memastikan bahwa kesehatan finansial Bank Jambi masih berada dalam level yang sangat terjaga. Meskipun sedang dilakukan pendalaman teknis mengenai penyebab gangguan layanan tersebut, indikator perbankan menunjukkan bahwa bank kebanggaan masyarakat Jambi ini memiliki ketahanan modal dan likuiditas yang solid.

Langkah cepat OJK dalam memberikan klarifikasi ini bertujuan untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan stabilitas sistem keuangan di tingkat regional tetap kondusif.

Analisis OJK Terkait Ketahanan Finansial Dan Operasional Bank Jambi

Gangguan sistem yang terjadi beberapa waktu lalu murni merupakan tantangan teknis yang sedang ditangani oleh tim ahli internal bank bersama regulator. OJK menegaskan bahwa gangguan tersebut tidak memengaruhi saldo rekening nasabah maupun keamanan dana yang tersimpan.

Berdasarkan hasil pemantauan pada indikator Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non-Performing Loan (NPL), Bank Jambi masih menunjukkan performa yang sesuai dengan standar kesehatan perbankan nasional. Kepercayaan nasabah diharapkan tidak goyah karena aspek fundamental bank tetap kokoh di tengah proses pemulihan sistem digital yang sedang berlangsung.

Pihak regulator terus melakukan pendalaman untuk mengetahui apakah gangguan tersebut bersumber dari kegagalan teknis internal atau adanya faktor eksternal lainnya. Proses ini dilakukan dengan prinsip kehati-hatian tinggi demi memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

OJK juga memberikan apresiasi terhadap transparansi manajemen Bank Jambi yang terus memberikan informasi terkini kepada publik dan proaktif dalam menangani keluhan nasabah selama masa gangguan layanan.

Mitigasi Risiko Dan Perlindungan Nasabah Di Sektor Perbankan Regional

Perlindungan nasabah menjadi prioritas utama OJK dalam menangani kasus gangguan sistem perbankan. OJK memastikan bahwa hak-hak nasabah Bank Jambi tetap terlindungi sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pengawasan terus dilakukan secara real-time untuk memastikan bahwa pemulihan layanan dilakukan secara menyeluruh tanpa mengabaikan aspek keamanan siber. Nasabah diimbau untuk selalu mengikuti instruksi resmi dari kanal komunikasi bank dan tidak mudah percaya pada informasi simpang siur yang beredar di media sosial.

Selain memulihkan layanan, OJK mendorong Bank Jambi untuk memperkuat infrastruktur teknologi informasinya. Di era digitalisasi tahun 2026 ini, ketangguhan sistem IT adalah kunci utama dalam persaingan industri perbankan.

Bank Jambi berkomitmen untuk melakukan investasi lebih besar pada sistem keamanan dan cadangan data (backup system) guna meminimalisir dampak jika terjadi gangguan serupa di kemudian hari. Sinergi antara pemenuhan regulasi dan inovasi teknologi diharapkan dapat membawa Bank Jambi menjadi institusi yang lebih tangguh dan modern.

Himbauan OJK Kepada Masyarakat Untuk Tetap Tenang Dan Bijak

Masyarakat Jambi diminta untuk tetap beraktivitas perbankan secara normal dan bijak. OJK menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk melakukan penarikan dana secara besar-besaran karena kondisi bank secara keseluruhan sangat stabil.

Penjelasan dari regulator ini merupakan jaminan bahwa dana masyarakat dikelola dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). OJK akan terus mendampingi Bank Jambi hingga proses pendalaman gangguan sistem ini selesai sepenuhnya dan seluruh layanan kembali beroperasi secara optimal.

Literasi keuangan masyarakat juga diharapkan terus meningkat agar dapat memahami bahwa gangguan sistem teknis tidak selalu berarti kegagalan finansial bank. Dukungan masyarakat Jambi terhadap bank daerahnya sangat krusial untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Dengan adanya pengawasan ketat dari OJK dan komitmen perbaikan dari manajemen bank, Bank Jambi optimis dapat segera melewati fase ini dan kembali memberikan pelayanan terbaik bagi pembangunan ekonomi di Provinsi Jambi pada tahun 2026.

Terkini