Lonjakan Harga Saham PT Semen Indonesia Tbk Menjadi Sorotan Investor di Awal 2026

Selasa, 24 Februari 2026 | 14:59:56 WIB
Lonjakan Harga Saham PT Semen Indonesia Tbk Menjadi Sorotan Investor di Awal 2026

JAKARTA - Saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) mencatatkan kenaikan signifikan sejak awal tahun 2026. Pada penutupan perdagangan Senin, 23 Februari 2026, harga saham SMGR berada di level Rp 3.200 per saham, menguat 4,23% dibanding akhir pekan sebelumnya.

Secara year to date (ytd), harga saham SMGR sudah melonjak 20,30%. Namun pada Selasa, 24 Februari 2026 pukul 10.40 WIB, saham ini melemah 2,5% ke Rp 3.120 per saham, mencerminkan potensi koreksi teknikal.

Tekanan dan Peluang di Industri Semen

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai kenaikan harga saham SMGR memunculkan kondisi jenuh beli atau overbought. Kondisi ini membatasi potensi kenaikan jangka pendek dan meningkatkan risiko koreksi harga.

Kepala Riset Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI), Muhammad Wafi, menjelaskan, saham SMGR tahun lalu mengalami tekanan pasar akibat kekhawatiran oversupply dan perang harga di industri semen domestik. Kini saham SMGR sedang memasuki fase rerating teknikal dan bargain hunting, menarik perhatian investor strategis.

Sentimen Positif dan Faktor Fundamental

Ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia menjadi salah satu faktor penggerak kenaikan harga saham SMGR. Percepatan penyerapan anggaran infrastruktur juga menjadi sentimen positif meski dampaknya baru sebagian terlihat.

Wafi menegaskan, meski valuasi SMGR sudah undervalued, hal ini belum menandakan industri semen secara keseluruhan bebas dari krisis struktural oversupply. Sebagai pemimpin pasar, pertumbuhan penjualan SMGR biasanya mencerminkan rata-rata pertumbuhan industri.

Proyeksi Penjualan dan Tantangan Persaingan

Asperssi memproyeksikan pertumbuhan penjualan semen nasional sekitar 1%–2% pada 2026. SMGR diperkirakan bisa mencatat pertumbuhan penjualan sekitar 2%–3%, sebagian besar dari proyek strategis nasional termasuk proyek IKN Nusantara.

Stabilitas harga batubara dan pemulihan permintaan semen kantong di luar Pulau Jawa menjadi sentimen positif tambahan. Namun agresivitas pabrikan semen tier kedua yang kerap melakukan predatory pricing tetap menjadi risiko bagi pangsa pasar ritel SMGR.

Strategi Operasional dan Ekspansi

Menurut Nafan, SMGR memiliki modal kuat untuk mempertahankan kinerja operasional dan keuangan yang positif. Integrasi BUMN melalui BPI Danantara memberikan peluang untuk meningkatkan efisiensi, sinergi antar entitas, dan eksplorasi segmen bisnis baru.

Sebagai holding semen nasional, SMGR diprediksi menjadi penerima manfaat utama dari strategi sinergi antar BUMN. Untuk memperkuat kinerja, SMGR perlu aktif dalam efisiensi operasional, diversifikasi pasar, dan ekspansi ekspor ke negara seperti China, Bangladesh, Australia, dan Amerika Serikat.

Ekspor dan Inovasi Produk

Penjualan ekspor menjadi opsi alternatif bagi SMGR untuk menjaga utilitas pabrik dan meminimalkan risiko oversupply. Namun margin laba ekspor cenderung tipis karena persaingan ketat dengan Vietnam dan China.

Wafi menekankan pentingnya inovasi produk semen hijau dan efisiensi energi. Penggunaan bahan bakar alternatif dan pengembangan produk turunan seperti beton precast dan ready mix dianggap strategi krusial untuk meningkatkan profitabilitas.

Rekomendasi dan Prospek Investor

Meskipun menghadapi tantangan industri, SMGR tetap memiliki potensi pertumbuhan jangka menengah hingga panjang. Wafi merekomendasikan beli saham SMGR dengan target harga Rp 3.800 per saham, mengantisipasi pertumbuhan dari proyek infrastruktur dan pemulihan permintaan semen.

Investor disarankan memantau pergerakan teknikal saham SMGR serta sentimen makro, termasuk kebijakan BI dan realisasi proyek strategis. Dengan strategi efisiensi, sinergi BUMN, dan ekspansi produk, SMGR diyakini tetap menjadi emiten utama dalam industri semen nasional.

Terkini

Harga Emas Antam Hari Ini 24 Februari 2026 Naik Rp40000

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:29 WIB

Harga Emas Pegadaian 24 Februari 2026 Naik UBS Tembus 3078

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:28 WIB

Harga Perak Antam Hari Ini Naik Ke Rp54.950 Per Gram

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:26 WIB

Rekomendasi Saham Hari Ini Saat IHSG Dibuka Menguat Pagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:25 WIB