Logistik Berat Masuk Babak Baru: Kalista Dan Toyota Tsusho Uji Coba Truk Kontainer Elektrik

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:00:54 WIB
Logistik Berat Masuk Babak Baru: Kalista Dan Toyota Tsusho Uji Coba Truk Kontainer Elektrik

JAKARTA - Industri logistik nasional resmi memasuki era baru yang lebih ramah lingkungan melalui kolaborasi ambisius antara Kalista (perusahaan penyedia solusi mobilitas listrik) dan Toyota Tsusho.

Kedua perusahaan ini sepakat untuk memulai fase uji coba (trial) penggunaan truk kontainer elektrik untuk operasional logistik berat. Langkah ini menjadi tonggak sejarah penting di Indonesia, mengingat sektor logistik berat selama ini dikenal sebagai salah satu penyumbang emisi karbon terbesar karena ketergantungannya pada bahan bakar fosil.

Kemitraan ini bertujuan untuk membuktikan bahwa kendaraan listrik (Electric Vehicles) tidak hanya mumpuni untuk kendaraan penumpang, tetapi juga sangat layak dan efisien untuk kebutuhan industri skala besar yang membutuhkan tenaga besar (torsi tinggi).

Dengan dukungan teknologi dan jaringan global dari Toyota Tsusho serta keahlian lokal dari Kalista, inisiatif ini diharapkan dapat menjadi standar baru dalam rantai pasok hijau (green supply chain) di tanah air.

Keunggulan Truk Kontainer Elektrik Dalam Operasional Logistik

Uji coba ini bukan sekadar mengganti mesin diesel dengan motor listrik, melainkan sebuah perubahan paradigma dalam manajemen operasional logistik. Beberapa keunggulan utama yang diuji meliputi:

Efisiensi Biaya Energi: Penggunaan energi listrik diproyeksikan jauh lebih hemat dibandingkan bahan bakar diesel konvensional, terutama untuk rute-rute tetap antar pelabuhan atau kawasan industri.

Pengurangan Emisi Signifikan: Truk ini menghasilkan emisi nol (zero tailpipe emission), yang secara langsung membantu perusahaan logistik memenuhi target ESG (Environmental, Social, and Governance).

Biaya Perawatan Lebih Rendah: Mesin elektrik memiliki komponen bergerak yang lebih sedikit dibandingkan mesin pembakaran dalam, sehingga potensi kerusakan dan biaya servis rutin dapat ditekan secara maksimal.

Tantangan Infrastruktur Dan Solusi Ekosistem

Kalista dan Toyota Tsusho menyadari bahwa tantangan utama dalam elektrifikasi truk berat adalah ketersediaan infrastruktur pengisian daya (charging station) yang memadai dan waktu pengisian. Oleh karena itu, kolaborasi ini juga mencakup pengembangan:

High-Power Charging: Penyediaan fasilitas pengisian daya cepat yang dirancang khusus untuk baterai berkapasitas besar milik truk kontainer agar tidak mengganggu jadwal pengiriman.

Sistem Manajemen Baterai: Pemantauan kondisi baterai secara real-time untuk memastikan keamanan dan optimalisasi daya tahan saat membawa beban maksimal.

Visi Masa Depan: Rantai Pasok Rendah Karbon

Keberhasilan uji coba ini akan menjadi katalisator bagi perusahaan logistik lainnya di Indonesia untuk segera beralih ke armada listrik. Dengan dukungan pemerintah dalam pemberian insentif kendaraan listrik, langkah Kalista dan Toyota Tsusho ini merupakan fondasi awal bagi terciptanya ekosistem logistik yang berkelanjutan.

Langkah ini juga selaras dengan ambisi Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060. Melalui inovasi dan kolaborasi lintas perusahaan seperti ini, sektor logistik tidak lagi dipandang sebagai hambatan lingkungan, melainkan sebagai penggerak ekonomi yang modern, efisien, dan hijau.

Terkini

Harga Emas Antam Hari Ini 24 Februari 2026 Naik Rp40000

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:29 WIB

Harga Emas Pegadaian 24 Februari 2026 Naik UBS Tembus 3078

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:28 WIB

Harga Perak Antam Hari Ini Naik Ke Rp54.950 Per Gram

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:26 WIB

Rekomendasi Saham Hari Ini Saat IHSG Dibuka Menguat Pagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:25 WIB