Dody Hanggodo Pastikan Air Bersih Kembali Mengalir di SPAM Langkahan Aceh Utara

Rabu, 25 Februari 2026 | 15:16:55 WIB
Dody Hanggodo Pastikan Air Bersih Kembali Mengalir di SPAM Langkahan Aceh Utara

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyampaikan bahwa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, mulai kembali menyalurkan air bersih kepada masyarakat. Sebelumnya, pascabencana banjir, aliran air sempat terhenti sehingga warga terdampak.

"Air (dari SPAM Langkahan), sudah mulai mengalir ke masyarakat, memang belum sempurna," kata Dody Hanggodo di Aceh Utara, Selasa, 24 Februari 2026. Ia menegaskan bahwa pemulihan masih dalam tahap awal namun menunjukkan progres positif.

Proses pemantauan dan perbaikan kualitas air

Dody Hanggodo meninjau langsung proses pembersihan air serta persiapan pembangunan sistem layanan baru di SPAM Langkahan. Ia menekankan pentingnya memastikan air bersih yang diterima warga memiliki kualitas yang layak dan aman.

Dalam kunjungan tersebut, ia mengecek langsung kualitas air yang mulai tersedia di SPAM Langkahan. Dody menyebut kualitas air masih keruh dan membutuhkan upaya tambahan agar bisa memenuhi standar kesehatan masyarakat.

Upaya peningkatan kualitas air oleh Balai Cipta Karya

Karena kualitas air belum sempurna, Dody meminta Balai Cipta Karya menambahkan filter dan bahan kimia untuk meningkatkan kejernihan air. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga layanan SPAM tetap layak digunakan oleh warga.

"Saya minta Balai Cipta Karya untuk menambah beberapa filter, chemical, supaya lebih baik lagi, karena dibandingkan dengan kualitas air di Aceh Tamiang lebih bagus, tapi masih oke lah," ujar Dody. Pernyataan ini menegaskan bahwa meski belum sempurna, kualitas air sudah mulai membaik.

Perluasan layanan SPAM untuk menjangkau lebih banyak desa

Saat ini, SPAM Langkahan telah melayani tiga desa dengan kapasitas produksi air bersih sekitar 1.500 liter per hari. Kementerian PU berupaya meningkatkan kapasitas produksi agar layanan air bisa menjangkau tujuh desa di sekitarnya secara maksimal.

Dody menyatakan bahwa peningkatan kapasitas akan dilakukan secara bertahap hingga seluruh masyarakat terdampak banjir mendapatkan akses air bersih. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi pascabencana.

Proyek SPAM baru untuk pelayanan air 24 jam

Selain perbaikan yang sedang berjalan, Kementerian PU berencana membangun layanan SPAM baru dengan kapasitas 50 liter per detik. Proyek ini ditargetkan selesai sebelum akhir tahun, sehingga seluruh kecamatan di sekitar SPAM Langkahan bisa mendapatkan air bersih nonstop.

"Nanti disamping kapasitas 50 liter per detik yang kita bangun baru ini, yang lama tetap kita manfaatkan. Mudah-mudahan seluruh kecamatan bisa kembali teraliri air bersih," kata Dody Hanggodo. Dengan tambahan ini, diharapkan distribusi air bisa lebih merata dan andal bagi seluruh masyarakat Aceh Utara.

Harapan terhadap pemulihan layanan air bersih

Pemulihan SPAM Langkahan menjadi simbol penting bagi pemerintah dalam menghadapi dampak bencana. Masyarakat yang sebelumnya kesulitan mendapatkan air bersih kini mulai merasakan manfaat dari penanganan cepat dan perencanaan jangka panjang.

Dody menekankan bahwa keberhasilan pemulihan tidak hanya soal aliran air, tetapi juga kualitas dan kontinuitas layanan. Strategi ini diyakini mampu memperkuat ketahanan wilayah terhadap bencana di masa mendatang.

Sinergi pemerintah dalam menghadapi krisis air lokal

Kementerian PU terus bekerja sama dengan Balai Cipta Karya dan pihak terkait lainnya untuk memastikan SPAM Langkahan beroperasi optimal. Kolaborasi ini mencerminkan pendekatan terpadu dalam menangani dampak bencana dan kebutuhan dasar masyarakat.

Selain itu, penambahan layanan SPAM baru dan peningkatan kapasitas yang ada menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas akses air bersih. Warga di Aceh Utara kini bisa berharap mendapatkan air bersih berkualitas setiap hari, meskipun kondisi alam menghadirkan tantangan.

Terkini