Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Seratus Ribu Rupiah Per Suku Hari Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 15:01:29 WIB
Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Seratus Ribu Rupiah Per Suku Hari Ini

JAKARTA - Setelah sempat menunjukkan tren yang datar selama sepekan terakhir, angin segar akhirnya berembus bagi para pemburu logam mulia di Kota Palembang. Memasuki tanggal 27 Februari 2026, grafik harga emas perhiasan di pasar lokal terpantau mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Penurunan harga sebesar Rp100.000 per suku ini menjadi momen yang dinanti oleh masyarakat, baik yang ingin berinvestasi maupun mereka yang berencana membeli perhiasan untuk keperluan koleksi pribadi atau mahar pernikahan.

Kondisi pasar yang sebelumnya stagnan kini mulai bergerak dinamis. Meski penurunan ini terbilang melandai tipis jika dibandingkan dengan lonjakan harga pada bulan-bulan sebelumnya, namun angka Rp100.000 memberikan selisih yang cukup terasa bagi transaksi dalam jumlah besar. Para pedagang di sejumlah pasar utama Palembang mulai mencatat adanya perubahan aktivitas konsumen seiring dengan pembaruan harga harian ini.

Rincian Harga Emas di Toko Perhiasan Terkemuka Palembang

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, harga emas perhiasan hari ini berada di kisaran Rp15,4 juta hingga Rp15,8 juta per suku (setara 6,7 gram). Perbedaan harga ini biasanya tergantung pada kebijakan masing-masing toko dan tingkat kerumitan kerajinan emas yang ditawarkan. Sebagai contoh, di Toko Anda Palembang, harga emas perhiasan dibanderol pada angka Rp15,4 juta per suku. Sementara itu, di Toko Laris, harga terpantau berada di level Rp15,8 juta.

Tidak hanya emas perhiasan yang mengalami koreksi harga, emas batangan atau logam mulia juga menunjukkan tren serupa. Meskipun mengalami penurunan, harga emas batangan masih kokoh bertahan di level Rp3 jutaan per gram untuk produk-produk dari Antam maupun Galeri 24. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada penurunan, nilai intrinsik emas sebagai aset aman (safe haven) tetap tinggi di mata masyarakat Palembang.

Faktor Global dan Permintaan Pasar Pengaruhi Nilai Logam Mulia

Pergerakan harga emas di tingkat lokal Palembang tidak lepas dari pengaruh dinamika ekonomi internasional. Harga emas memang dikenal sangat fluktuatif dan terus bergerak mengikuti nilai dunia. Biasanya, selain karena faktor permintaan pasar di tingkat domestik, perubahan harga emas juga sangat ditentukan oleh kondisi ekonomi global yang terjadi di negara-negara adidaya.

Awi, salah satu pemilik toko emas di Palembang, memberikan pandangannya mengenai situasi ini. Menurutnya, pergerakan harga emas merupakan cermin dari kondisi pasar global. Jika harga emas merangkak naik, hal itu sering kali menjadi indikasi bahwa kondisi pasar sedang menghadapi ancaman atau ketidakpastian. Salah satu pemicu utama yang sering dipantau adalah rilis data non-farm payrolls dan angka pengangguran di Amerika Serikat (AS).

"Termasuk faktor 'badai' rebalancing. Harga emas berdampak juga berdasarkan kebijakan bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed)," ujar Awi menjelaskan keterkaitan antara kebijakan moneter internasional dengan harga emas di etalase tokonya. Kebijakan suku bunga The Fed sering kali menjadi penentu utama apakah investor akan beralih ke emas atau tetap pada mata uang Dollar.

Dampak Kebijakan Politik Amerika Serikat Terhadap Harga Emas

Selain faktor teknis ekonomi, konjungtur politik dunia juga memegang peranan krusial. Marketing Regional Galeri 24 Pegadaian Area Palembang, Ricky Darmawan, mengungkapkan bahwa pergerakan harga logam mulia saat ini juga dipengaruhi oleh kebijakan-kebijakan yang diambil oleh Donald Trump. Kebijakan luar negeri dan ekonomi AS di bawah kepemimpinan politik tertentu cenderung memberikan efek kejut pada pasar komoditas dunia, termasuk emas.

Secara umum, kenaikan atau penurunan harga emas sebenarnya disebabkan oleh berbagai faktor yang saling berkelindan. Namun, yang paling sering terjadi adalah perubahan harga emas yang didorong oleh kondisi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.

Inflasi yang tinggi di berbagai negara serta adanya konflik dunia sering kali membuat harga emas melonjak karena investor mencari perlindungan nilai. Sebaliknya, ketika kondisi mulai stabil atau ada kebijakan moneter yang memperkuat mata uang, harga emas cenderung terkoreksi seperti yang terjadi hari ini.

Potensi Investasi Emas di Tengah Fluktuasi Ekonomi Dunia

Meskipun harga sedang turun Rp100.000 per suku, emas tetap menjadi instrumen investasi favorit bagi warga Palembang. Penurunan harga ini justru sering kali dianggap sebagai peluang "beli di harga rendah" sebelum nantinya harga kembali melonjak saat terjadi ketidakpastian global lagi. Karakteristik emas yang tahan terhadap inflasi membuatnya menjadi pilihan utama dibandingkan menyimpan uang tunai dalam jangka panjang.

Bagi masyarakat Palembang, emas bukan sekadar perhiasan untuk menunjang penampilan, melainkan cadangan dana darurat yang sangat likuid. Dengan harga yang kini berada di kisaran Rp15,4 juta hingga Rp15,8 juta, daya beli masyarakat diharapkan dapat meningkat kembali.

Para pelaku usaha toko emas pun tetap optimis bahwa transaksi akan tetap stabil meskipun terjadi fluktuasi harga harian yang dipengaruhi oleh sentimen dari luar negeri seperti kebijakan The Fed maupun dinamika politik di Amerika Serikat.

Terkini