JAKARTA - Perubahan harga bahan bakar minyak kembali menjadi topik yang banyak dibicarakan masyarakat pada Rabu, 7 Januari 2026. Informasi ini penting karena PT Pertamina resmi menyesuaikan harga BBM nonsubsidi pada awal tahun yang berdampak langsung pada pengeluaran harian.
Penyesuaian harga tersebut memberi sinyal adanya pergerakan biaya energi yang perlu dicermati pengguna kendaraan pribadi maupun pelaku usaha. Banyak konsumen menilai penurunan harga ini sebagai kabar positif setelah fluktuasi harga sepanjang tahun sebelumnya.
Penurunan Harga BBM Nonsubsidi Awal Tahun
Pertamina menurunkan harga beberapa jenis BBM nonsubsidi yang umum digunakan masyarakat. Jenis BBM yang mengalami penyesuaian antara lain Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor sebesar 5 persen, termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamax kini menjadi Rp12.350 per liter. Harga tersebut turun dibandingkan sebelumnya yang berada di angka Rp12.750 per liter.
Pertamax Turbo juga mengalami penurunan harga dan kini dijual Rp13.400 per liter dari harga sebelumnya Rp13.750 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 turun menjadi Rp13.150 per liter dari sebelumnya Rp13.500 per liter.
Jenis BBM diesel turut mengalami koreksi harga pada periode ini. Dexlite kini dibanderol Rp13.500 per liter dari sebelumnya Rp14.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex turun menjadi Rp13.600 per liter dari Rp15.000 per liter.
Berbeda dengan BBM nonsubsidi, harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan pada awal Januari 2026. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan Bio Solar bertahan di harga Rp6.800 per liter.
Gambaran Harga BBM Pertamina di Berbagai Wilayah
Perbedaan wilayah menyebabkan variasi harga BBM Pertamina di seluruh Indonesia. Faktor pajak daerah dan distribusi menjadi alasan utama adanya selisih harga antardaerah.
Di wilayah Aceh dan Sumatera Utara, harga Pertamax tercatat Rp12.500 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.400 per liter, sementara Dexlite dan Pertamina Dex masing-masing Rp13.800 dan Rp13.900 per liter.
Kawasan Free Trade Zone Sabang memiliki harga BBM yang relatif lebih rendah untuk jenis tertentu. Pertamax dijual Rp11.500 per liter dan Dexlite berada di angka Rp12.600 per liter, sedangkan Solar tetap Rp6.800 per liter.
Untuk wilayah Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Bengkulu, harga Pertamax mencapai Rp12.800 per liter. Pertamax Turbo dibanderol Rp13.700 per liter dengan Dexlite Rp14.100 per liter dan Pertamina Dex Rp14.200 per liter.
FTZ Batam juga mencatat harga khusus untuk beberapa jenis BBM. Pertamax di wilayah ini dijual Rp11.850 per liter dan Pertamax Turbo Rp12.750 per liter, sementara Dexlite Rp12.800 per liter.
Wilayah Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, dan Lampung memiliki harga Pertamax Rp12.650 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.700 per liter dengan Dexlite Rp13.800 per liter dan Pertamina Dex Rp13.900 per liter.
Rincian Harga BBM di Pulau Jawa dan Kawasan Timur
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur menjadi wilayah dengan perhatian terbesar masyarakat. Di kawasan ini, Pertamax dijual Rp12.350 per liter dan Pertamax Green 95 berada di angka Rp13.150 per liter.
Pertamax Turbo di Pulau Jawa dipasarkan seharga Rp13.400 per liter. Dexlite dan Pertamina Dex masing-masing dijual Rp13.500 dan Rp13.600 per liter, sementara Solar tetap Rp6.800 per liter.
Bali dan Nusa Tenggara Barat memiliki struktur harga yang sama dengan Pulau Jawa. Pertamax dijual Rp12.350 per liter dan Pertamax Turbo Rp13.400 per liter di wilayah ini.
Nusa Tenggara Timur mencatat harga Pertamax Rp12.650 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.700 per liter dan terdapat Bio Solar nonsubsidi dengan harga Rp13.700 per liter.
Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur memiliki harga Pertamax Rp12.650 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.700 per liter dengan Dexlite Rp13.800 per liter.
Untuk Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan, harga Pertamax lebih tinggi yaitu Rp12.950 per liter. Pertamax Turbo dibanderol Rp14.000 per liter dan Pertamina Dex mencapai Rp14.200 per liter.
Wilayah Sulawesi seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan Gorontalo memiliki harga Pertamax Rp12.650 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.700 per liter dengan Dexlite Rp13.800 per liter.
Maluku dan Maluku Utara mencatat harga Pertamax Rp12.650 per liter. Dexlite dijual Rp13.800 per liter dan Solar tetap Rp6.800 per liter.
Papua memiliki harga Pertamax Rp12.650 per liter dan Pertamax Turbo Rp13.700 per liter. Dexlite berada di harga Rp13.800 per liter dengan Solar Rp6.800 per liter.
Papua Barat dan Papua Barat Daya memiliki harga Pertamax Rp12.650 per liter. Pertamina Dex dijual Rp13.900 per liter dengan Solar tetap Rp6.800 per liter.
Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan mencatat harga Pertamax Rp12.650 per liter. Dexlite berada di angka Rp13.800 per liter dan Solar Rp6.800 per liter.
Tabel Ringkasan Harga BBM Pertamina 7 Januari 2026
| Wilayah Utama | Pertamax (Rp/L) | Pertamax Turbo (Rp/L) | Dexlite (Rp/L) | Solar (Rp/L) |
|---|---|---|---|---|
| DKI Jakarta & Jawa | 12.350 | 13.400 | 13.500 | 6.800 |
| Sumatera Barat & Riau | 12.800 | 13.700 | 14.100 | 6.800 |
| Kalimantan Selatan | 12.950 | 14.000 | 14.100 | 6.800 |
| Sulawesi | 12.650 | 13.700 | 13.800 | 6.800 |
| Papua | 12.650 | 13.700 | 13.800 | 6.800 |
Penyesuaian harga BBM Pertamina pada 7 Januari 2026 menunjukkan adanya dinamika biaya energi di awal tahun. Masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan perencanaan konsumsi bahan bakar dengan memperhatikan harga terbaru di wilayah masing-masing.