BBM

Update Harga BBM Pertamina dan Swasta 17 Februari 2026 Edisi Imlek

Update Harga BBM Pertamina dan Swasta 17 Februari 2026 Edisi Imlek
Update Harga BBM Pertamina dan Swasta Februari 2026 Edisi Imlek

JAKARTA - Momen libur nasional Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 17 Februari 2026 membawa dinamika baru di sektor energi nasional.

Di tengah antusiasme warga yang melakukan perjalanan jarak jauh atau sekadar berkumpul bersama keluarga, peta persaingan harga bahan bakar minyak (BBM) antara operator pelat merah dan swasta menunjukkan pergeseran yang cukup signifikan. Tidak hanya soal angka di papan harga, ketersediaan stok di lapangan pun menjadi variabel krusial yang harus diperhatikan oleh para pengguna kendaraan bermotor.

Salah satu kejutan terbesar di hari spesial ini adalah kondisi pasokan di jaringan SPBU Shell yang dilaporkan mengalami kendala. Di sisi lain, operator swasta seperti Vivo dan BP-AKR justru melakukan manuver dengan menurunkan harga jual mereka untuk menarik minat konsumen. Sementara itu, Pertamina tetap berdiri sebagai pilar utama yang menawarkan stabilitas harga bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Krisis Pasokan Shell V-Power dan Strategi Operator Swasta

Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pelanggan setia Shell Indonesia. Berdasarkan pantauan terkini di lapangan tepat pada 17 Februari 2026, stok untuk varian Shell V-Power dikabarkan kosong secara nasional. Kelangkaan ini tentu menjadi tantangan bagi pengendara yang terbiasa menggunakan bahan bakar dengan oktan tinggi dari perusahaan asal Belanda tersebut. Tidak berhenti di situ, varian Shell Super pun dilaporkan memiliki ketersediaan yang sangat terbatas, di mana stok hanya bisa ditemukan di beberapa titik tertentu seperti wilayah Lamongan dan Mojokerto.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan kebijakan harga yang diambil oleh kompetitor swasta lainnya. Di tengah kelangkaan stok Shell, Vivo Energy dan BP-AKR justru memberikan penawaran menarik lewat penurunan harga. Vivo, misalnya, melakukan pemotongan harga yang cukup signifikan hingga mencapai Rp650 per liter. Langkah serupa diambil oleh BP-AKR yang mengoreksi harga jual produknya di kisaran Rp260 hingga Rp690 per liter. Fenomena ini memberikan ruang bagi konsumen untuk tetap mendapatkan BBM berkualitas dengan harga yang lebih kompetitif selama masa liburan.

Daftar Harga BBM Pertamina: Tetap Stabil di Wilayah Jawa

Sebagai penyedia energi terbesar di tanah air, Pertamina masih menjadi tumpuan utama masyarakat, terutama karena jaringan distribusinya yang mencapai pelosok. Di wilayah Jawa, harga BBM subsidi maupun non-subsidi terpantau stabil. Hal ini memberikan rasa tenang bagi para pemudik Imlek yang sangat bergantung pada kepastian biaya perjalanan.

Berikut adalah rincian harga BBM Pertamina untuk wilayah Jawa per 17 Februari 2026:

Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter

Pertamax (RON 92): Rp11.800 per liter

Pertamax Green 95 (RON 95): Rp12.450 per liter

Pertamax Turbo (RON 98): Rp12.700 per liter

Biosolar (CN 48): Rp6.800 per liter

Dexlite (CN 51): Rp13.250 per liter

Pertamina Dex (CN 53): Rp13.500 per liter

Perbandingan Harga Terbaru di SPBU Swasta Seluruh Indonesia

Meskipun Shell menghadapi kendala pasokan pada varian tertentu, perusahaan tersebut tetap mencatatkan daftar harga resmi di papan informasi mereka. Di saat yang sama, BP dan Vivo tampil lebih agresif dengan harga baru yang telah disesuaikan. Bagi Anda yang ingin beralih karena kelangkaan stok di satu tempat, berikut adalah komparasi harganya:

Shell Indonesia:

Shell Super: Rp12.050 per liter

Shell V-Power: Rp12.500 per liter

Shell V-Power Nitro+: Rp12.720 per liter

Shell V-Power Diesel: Rp13.600 per liter

BP-AKR (Penurunan harga hingga Rp690/liter):

BP 92: Rp12.050 per liter

BP Ultimate: Rp12.500 per liter

BP Ultimate Diesel: Rp13.600 per liter

Vivo Energy (Penurunan harga hingga Rp650/liter):

Revvo 92: Rp12.050 per liter

Revvo 95: Rp12.500 per liter

Diesel Primus Plus: Rp13.610 per liter

Pantauan Harga Pertamina di Luar Pulau Jawa

Dinamika harga BBM juga dipengaruhi oleh faktor distribusi di luar Pulau Jawa. Pertamina melakukan penyesuaian harga di berbagai wilayah untuk memastikan keberlanjutan pasokan. Di wilayah Sumatera, seperti Aceh dan Sumatera Utara, Pertamax dibanderol Rp12.100 per liter, sedangkan di wilayah Riau dan Kepulauan Riau harganya sedikit lebih tinggi yakni Rp12.400 per liter karena faktor pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) setempat.

Untuk wilayah Kalimantan dan Sulawesi, rata-rata harga Pertamax berada di angka Rp12.100 hingga Rp12.400 per liter. Sementara itu, di wilayah timur Indonesia seperti Maluku dan Papua, harga Pertamax dipatok pada Rp12.100 per liter dengan Dexlite di harga Rp13.550 per liter. Penyesuaian ini mencerminkan fluktuasi harga minyak mentah dunia serta biaya logistik yang harus ditanggung untuk menjangkau seluruh pelosok negeri.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index