JAKARTA - Kabar gembira bagi Anda yang berencana pulang kampung di tahun 2026. Kementerian BUMN secara resmi kembali menggelar program "Mudik Asyik Bersama BUMN" dengan total kuota mencapai 100.915 peserta.
Program ini melibatkan puluhan perusahaan plat merah seperti Jasa Raharja, KAI, Pelni, DAMRI, dan banyak lagi, dengan tujuan utama mengalihkan pemudik dari kendaraan roda dua ke moda transportasi yang lebih aman dan nyaman.
Langkah strategis ini diambil guna menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik Lebaran 1447 Hijriah. Dengan kapasitas yang cukup besar, masyarakat diharapkan segera mempersiapkan persyaratan pendaftaran karena sistem kuota biasanya akan terpenuhi dalam waktu yang sangat singkat.
Moda Transportasi dan Rute Utama yang Dilayani
Program mudik gratis tahun ini mencakup tiga moda transportasi utama yang akan diberangkatkan secara serentak dari titik kumpul (umumnya di kawasan Monas atau kantor pusat BUMN terkait).
Bus: Melayani rute-rute populer di seluruh Pulau Jawa dan sebagian wilayah Sumatera (seperti Lampung, Palembang, hingga Padang).
Kereta Api: Berfokus pada tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur, menggunakan rangkaian kereta api kelas ekonomi yang nyaman.
Kapal Laut: Khusus disediakan oleh PT Pelni untuk menjangkau pemudik lintas pulau, terutama rute menuju wilayah Indonesia bagian timur dan Kalimantan.
Jadwal Pendaftaran dan Keberangkatan Periode 2026
Berdasarkan laporan terkini, berikut adalah perkiraan lini masa pelaksanaan program:
Pembukaan Pendaftaran: Mulai akhir Februari hingga awal Maret 2026 (tergantung masing-masing perusahaan BUMN penyelenggara).
Verifikasi Dokumen: Dilakukan secara berkala setelah pendaftaran online berhasil.
Keberangkatan (Seremonial): Dijadwalkan mulai H-7 hingga H-2 Idulfitri 2026.
Mengingat pendaftaran biasanya dilakukan melalui portal masing-masing BUMN (seperti aplikasi JRku untuk Jasa Raharja), sangat disarankan bagi masyarakat untuk mulai mengikuti akun media sosial resmi Kementerian BUMN dan perusahaan terkait sejak Februari ini.
Syarat dan Ketentuan Pendaftaran yang Harus Disiapkan
Agar proses pendaftaran berjalan lancar, pastikan Anda telah menyiapkan dokumen digital berikut:
KTP (untuk peserta dewasa).
Kartu Keluarga (KK) (untuk mendaftarkan anggota keluarga).
STNK (biasanya menjadi syarat khusus jika program tersebut mensyaratkan pendaftar memiliki sepeda motor yang ingin ditinggal di rumah).
Sertifikat vaksinasi atau persyaratan kesehatan lain (sesuai regulasi pemerintah yang berlaku saat itu).
Pendaftaran umumnya dilakukan melalui skema "First Come, First Served" atau siapa cepat dia dapat. Pastikan koneksi internet stabil saat jendela pendaftaran mulai dibuka.