Jasa Marga

Komitmen Jasa Marga Menjaga Keamanan Berkendara Melalui Perbaikan Masif Jalan Tol Japek

Komitmen Jasa Marga Menjaga Keamanan Berkendara Melalui Perbaikan Masif Jalan Tol Japek
Komitmen Jasa Marga Menjaga Keamanan Berkendara Melalui Perbaikan Masif Jalan Tol Japek

JAKARTA - Kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan tol kini menjadi fokus utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, terutama di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) yang dikenal memiliki mobilitas tinggi.

Menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan intensitas hujan yang meningkat, pengelola jalan tol pelat merah ini mengambil langkah proaktif dengan melakukan pemeliharaan intensif.

Tidak tanggung-tanggung, ratusan lubang jalan diperbaiki setiap harinya demi memastikan kelancaran arus lalu lintas dan meminimalisir risiko kecelakaan bagi para pengendara.

Upaya ini merupakan bagian dari standar pelayanan minimum (SPM) yang wajib dipenuhi oleh perusahaan. Melalui anak usahanya, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), Jasa Marga terus memantau setiap jengkal permukaan aspal untuk mendeteksi adanya kerusakan sedini mungkin, terutama di titik-titik yang rawan terjadi genangan air.

Akselerasi Perbaikan di Tengah Tantangan Cuaca dan Volume Kendaraan

Kondisi aspal di jalan tol sangat rentan terhadap rembesan air hujan, yang jika dipadukan dengan beban berat kendaraan logistik, dapat memicu munculnya lubang-lubang baru.

Menanggapi situasi ini, Jasa Marga telah mengerahkan tim khusus yang bekerja secara nonstop. Pemeliharaan ini tidak hanya dilakukan sebagai respons atas keluhan warga, tetapi sebagai prosedur rutin yang ditingkatkan frekuensinya selama musim penghujan.

VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa pihaknya telah memetakan wilayah-wilayah yang memerlukan penanganan cepat. Fokus perbaikan dilakukan pada dua arah, baik jalur menuju Jakarta maupun arah sebaliknya ke Cikampek, guna menjamin keamanan seluruh pengguna jalan tanpa terkecuali.

Skala Perbaikan Mencapai Ratusan Titik Setiap Hari di Jalur Utama

Keseriusan Jasa Marga terlihat dari jumlah titik yang ditangani dalam waktu singkat. Setiap harinya, tim di lapangan mampu menutup sekitar 150 hingga ratusan titik lubang yang tersebar di sepanjang ruas Bekasi hingga Karawang.

Proses penambalan ini dilakukan dengan metode yang terukur agar hasilnya tahan lama meskipun harus berhadapan dengan beban lalu lintas yang sangat padat setiap harinya.

“PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melaksanakan penanganan jalan pada Kamis malam, di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek dengan cakupan penanganan pada Jalur B arah Jakarta mulai dari KM 56 hingga KM 02, serta pada Jalur A arah Cikampek mulai dari KM 02 hingga KM 71,” ujar Ria Marlinda Paallo dalam keterangan resminya.

Kegiatan ini diprioritaskan pada jam-jam dengan volume lalu lintas yang lebih rendah untuk mengurangi dampak kemacetan, namun tetap mengedepankan kecepatan respons di lapangan sesuai dengan kondisi cuaca yang sedang terjadi.

Target Operasional Tanpa Lubang Menjelang Periode Mudik Lebaran 2026

Selain menangani kerusakan harian, Jasa Marga juga memiliki misi besar untuk menyambut musim mudik tahun ini. Perusahaan menargetkan kondisi jalan tol Jakarta-Cikampek mencapai status "zero pothole" atau nihil lubang setidaknya pada H-10 sebelum Lebaran 2026.

Target ambisius ini dicanangkan agar para pemudik dapat berkendara dengan aman dan nyaman tanpa terganggu oleh kerusakan infrastruktur.

Untuk mencapai target tersebut, tim pemeliharaan menambah jam kerja dan mengoptimalkan penggunaan material aspal berkualitas tinggi. "Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan pengaturan lalu lintas yang terkoordinasi serta tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan dan petugas di lapangan," tambah Ria.

Langkah ini merupakan bentuk kesiapan maksimal Jasa Marga dalam menghadapi lonjakan volume kendaraan yang biasanya terjadi di periode hari raya.

Prosedur Klaim Ganti Rugi bagi Pengguna Jalan yang Terdampak

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kepuasan pelanggan, Jasa Marga juga menyediakan mekanisme kompensasi bagi pengendara yang mengalami kerugian materiil akibat jalan berlubang.

Pengguna jalan yang kendaraannya mengalami kerusakan, seperti ban pecah atau kerusakan velg akibat lubang di dalam ruas tol, dapat mengajukan klaim ganti rugi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Proses pelaporan dapat dilakukan melalui layanan One Call Center 24 Jam di nomor 14080 atau melalui aplikasi Travoy. Setelah laporan diterima, petugas Mobile Customer Service (MCS) akan segera menuju lokasi untuk melakukan verifikasi dan membantu proses administrasi.

Jasa Marga berkomitmen untuk terus transparan dan komunikatif dalam menangani setiap aduan, sembari memastikan pemeliharaan rutin tetap berjalan demi memberikan pengalaman berkendara yang terbaik bagi masyarakat Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index