UMKM

Ruang Ekonomi Sembako Musiman Bergerak 192 UMKM Palu

Ruang Ekonomi Sembako Musiman Bergerak 192  UMKM Palu
Ruang Ekonomi Sembako Musiman Bergerak 192 UMKM Palu

JAKARTA - Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi, denyut nadi perekonomian di Kota Palu kembali menunjukkan gairah yang signifikan.

 Kehadiran Pasar Ramadan yang secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, menjadi panggung utama bagi para pelaku usaha lokal.

Sebanyak 192 pelaku UMKM turut ambil bagian dalam memeriahkan ruang ekonomi musiman ini, menjadikan kawasan pusat kota sebagai destinasi utama warga untuk berburu kebutuhan berbuka puasa.

Strategi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya terintegrasi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya melalui sektor kuliner dan jajanan khas daerah.

Relokasi Strategis Pasar Ramadan ke Halaman Kantor Wali Kota Palu

Ada pemandangan yang berbeda pada pelaksanaan Pasar Ramadan tahun 2026 ini. Jika biasanya kegiatan dipusatkan di kawasan Dispora, kali ini Pemerintah Kota Palu memutuskan untuk merelokasi titik keramaian ke Halaman Kantor Wali Kota Palu. Keputusan relokasi ini diambil mengingat adanya proses renovasi di lokasi lama, namun justru memberikan nilai tambah dalam hal aksesibilitas dan keamanan bagi pengunjung.

Penataan lapak yang lebih tertata rapi di area kantor pemerintahan ini diharapkan dapat menciptakan atmosfer belanja yang lebih nyaman dan representatif.

Langkah ini juga menunjukkan keberpihakan pemerintah dalam memberikan fasilitas terbaik bagi para pelaku UMKM agar produk mereka dapat terjangkau oleh berbagai lapisan masyarakat dengan lebih mudah. Dengan pemusatan lokasi ini, kontrol terhadap kualitas pangan dan ketertiban umum dapat dilakukan secara lebih efektif oleh dinas terkait.

Digitalisasi Transaksi Melalui QRIS dan Stimulus Belanja bagi Konsumen

Mengikuti tren ekonomi digital yang kian masif di tahun 2026, Pasar Ramadan Palu kali ini bekerja sama erat dengan Bank Indonesia untuk mendorong penggunaan metode pembayaran non-tunai.

Seluruh tenant UMKM didorong untuk menyediakan fasilitas QRIS guna memudahkan transaksi yang lebih cepat, aman, dan transparan. Digitalisasi ini bertujuan untuk membiasakan masyarakat serta pedagang dengan ekosistem keuangan modern yang minim risiko peredaran uang palsu.

Guna menarik minat pengunjung beralih ke transaksi digital, Bank Indonesia menyediakan stimulus berupa 300 kupon diskon setiap harinya.

Mekanismenya pun sangat menarik: pembeli cukup melakukan pemindaian QRIS dan membayar biaya administrasi minimal untuk mendapatkan kupon yang dapat digunakan untuk berbelanja kembali di area pasar. Inisiatif ini terbukti efektif dalam memicu perputaran uang di pasar musiman ini sekaligus menjadi sarana edukasi literasi keuangan bagi warga Kota Palu.

Jaminan Keamanan Pangan Melalui Pengawasan Ketat Balai POM di Palu

Kualitas dan keamanan produk konsumsi menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Dalam operasionalnya, Pasar Ramadan 2026 mendapatkan pengawalan langsung dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Palu.

Sejak hari pertama pembukaan, tim teknis telah melakukan pengambilan sampel dan uji laboratorium secara cepat terhadap berbagai jenis takjil dan makanan yang dijajakan oleh para pelaku UMKM.

Langkah preventif ini dilakukan untuk memastikan bahwa produk-produk yang dikonsumsi masyarakat bebas dari bahan berbahaya seperti formalin, boraks, maupun pewarna tekstil. Pemerintah menekankan kepada 192 pelaku usaha yang terlibat untuk selalu menjaga kebersihan dan standar pengolahan pangan.

Kepercayaan masyarakat terhadap keamanan pangan di pasar ini menjadi kunci utama agar ruang ekonomi musiman ini dapat terus berkelanjutan hingga menjelang hari raya Idulfitri nanti.

Program Saturday Night Ramadan dan Pasar Murah di Tiap Kecamatan

Selain Pasar Ramadan harian di Balai Kota, Pemkot Palu juga menyiapkan rangkaian program pendukung lainnya untuk memperkuat daya beli masyarakat. Salah satu inovasi yang menarik adalah program "Saturday Night Ramadan" atau Pasar Malam Minggu yang digelar di kawasan Jalur 2 Lapangan Vatulemo.

Program ini hadir sebagai pengganti Car Free Day selama bulan puasa, memberikan ruang bagi warga untuk menikmati suasana malam Ramadan setelah salat tarawih hingga dini hari.

Sejalan dengan upaya menekan inflasi, pemerintah daerah juga menjadwalkan pelaksanaan Pasar Murah bergilir di delapan kecamatan mulai 20 Februari hingga 12 Maret 2026.

Melalui kolaborasi ini, kebutuhan pokok atau sembako dengan harga bersubsidi dapat dijangkau oleh warga yang berada jauh dari pusat kota.

Seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif, di mana semarak Ramadan tidak hanya dirasakan sebagai momentum spiritual, tetapi juga sebagai motor penggerak kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kota Palu.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index