Mobil Listrik

Daftar Mobil Listrik Bekas Di Bawah Rp200 Juta Tahun 2026 Layak Jadi Pilihan

Daftar Mobil Listrik Bekas Di Bawah Rp200 Juta Tahun 2026 Layak Jadi Pilihan
Daftar Mobil Listrik Bekas Di Bawah Rp200 Juta Tahun 2026 Layak Jadi Pilihan

JAKARTA - Memasuki tahun 2026, tren kendaraan ramah lingkungan di Indonesia tidak lagi hanya didominasi oleh unit baru yang keluar dari diler.

Pasar mobil listrik bekas atau second-hand kini mulai menunjukkan taringnya dengan menawarkan harga yang semakin kompetitif dan terjangkau bagi masyarakat luas.

Fenomena depresiasi nilai kendaraan listrik di tahun-tahun awal ternyata membawa angin segar bagi calon pembeli yang memiliki anggaran terbatas namun ingin merasakan sensasi berkendara tanpa emisi.

Dengan budget di bawah Rp200 juta, kini konsumen memiliki beragam pilihan unit yang masih dalam kondisi prima, memiliki jarak tempuh yang mumpuni untuk harian, serta didukung oleh fitur teknologi modern yang tetap relevan.

Dominasi Wuling Air EV Sebagai Raja Mobil Listrik Bekas Terjangkau

Tidak bisa dipungkiri bahwa Wuling Air EV tetap memegang tahta sebagai pilihan utama di pasar mobil bekas kategori elektrik.

Pada Februari 2026 ini, harga unit seken dari model populer ini telah mengalami penyesuaian yang sangat menarik. Untuk varian Standard Range tahun produksi 2022-2023, harga di pasar mobil bekas kini banyak ditawarkan pada kisaran Rp95 juta hingga Rp110 jutaan.

Penurunan harga yang signifikan ini menjadikannya opsi paling rasional bagi warga perkotaan yang mencari kendaraan lincah untuk menembus kemacetan sekaligus mudah dalam urusan parkir.

Bagi konsumen yang menginginkan daya jelajah lebih jauh, varian Long Range juga kini sudah bisa didapatkan dengan harga di bawah ambang batas Rp150 juta. Kondisi unit di pasar umumnya masih terjaga dengan baik karena rata-rata mobil listrik tipe ini digunakan untuk mobilitas jarak pendek.

Selain itu, jaminan garansi baterai yang masih berlaku dari pabrikan memberikan rasa aman ekstra bagi pembeli mobil bekas. Kepopuleran Wuling Air EV memastikan ketersediaan suku cadang dan bengkel spesialis yang mudah ditemukan, menjadikannya investasi transportasi yang minim risiko di tahun 2026.

Potensi DFSK Seres E1 Dan Neta V Di Pasar Mobil Listrik Seken

Selain Wuling, brand lain seperti DFSK melalui model Seres E1 mulai meramaikan bursa mobil bekas dengan harga yang sangat bersaing. Unit Seres E1 tahun 2024 kini mulai banyak tersedia dengan banderol harga berkisar antara Rp120 juta hingga Rp140 jutaan.

Mobil ini menjadi alternatif menarik bagi mereka yang menginginkan desain kabin yang sedikit berbeda namun tetap mengedepankan efisiensi. Dengan jarak tempuh yang cukup untuk penggunaan harian di dalam kota, Seres E1 bekas menawarkan nilai ekonomis yang tinggi bagi keluarga muda atau mahasiswa.

Kejutan lain datang dari segmen SUV listrik ringkas seperti Neta V. Di tahun 2026, unit bekas Neta V tahun produksi 2023-2024 mulai menyentuh angka di bawah Rp200 juta. Ini adalah pencapaian menarik bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik dengan dimensi lebih besar dibandingkan city car mini.

Neta V menawarkan kenyamanan suspensi yang lebih baik dan ruang bagasi yang lebih luas, sehingga sangat layak dipertimbangkan sebagai mobil utama. Meski depresiasi harganya tergolong tinggi, hal ini justru menjadi keuntungan bagi pembeli tangan kedua untuk mendapatkan mobil listrik fitur lengkap dengan harga miring.

Pertimbangan Penting Sebelum Meminang Mobil Listrik Bekas Berusia Tiga Tahun

Meskipun harga yang ditawarkan sangat menggiurkan, ada beberapa aspek krusial yang harus diperhatikan calon pembeli sebelum melakukan transaksi. Hal pertama dan paling utama adalah melakukan pengecekan kesehatan baterai (State of Health atau SoH).

Mengingat baterai adalah komponen paling mahal, pastikan sisa kapasitasnya masih berada di level optimal di atas 90%. Sebagian besar mobil listrik keluaran 2022-2024 masih terlindungi oleh garansi baterai jangka panjang, sehingga pembeli harus memastikan dokumen garansi tersebut masih valid dan dapat dipindahtangankan.

Selain baterai, calon pembeli juga disarankan untuk memeriksa riwayat servis rutin di bengkel resmi. Karena mobil listrik memiliki komponen mekanis yang lebih sedikit dibandingkan mobil bensin, pemeliharaan biasanya lebih fokus pada pembaruan perangkat lunak (software update) dan pengecekan sistem kelistrikan.

Memilih unit dengan jarak tempuh (odometer) yang rendah tetap menjadi prioritas, namun rekam jejak penggunaan harian yang normal sering kali lebih baik daripada mobil yang terlalu lama didiamkan di garasi tanpa pengisian daya yang teratur.

Masa Depan Kendaraan Listrik Bekas Dan Kontribusinya Terhadap Udara Bersih

Ketersediaan mobil listrik bekas di bawah Rp200 juta di tahun 2026 merupakan bukti nyata bahwa ekosistem kendaraan listrik di Indonesia semakin matang. Hal ini tidak hanya menguntungkan dari sisi ekonomi konsumen, tetapi juga membantu mempercepat transisi menuju transportasi yang lebih hijau.

Semakin banyak unit bekas yang berpindah tangan, semakin luas pula jangkauan masyarakat yang bisa berkontribusi pada pengurangan polusi udara di kota-kota besar. Pemerintah pun terus mendukung tren ini dengan memperbanyak titik pengisian daya umum yang kini sudah mulai merambah hingga ke area pemukiman.

Dengan segala kemudahan dan pilihan yang tersedia, memiliki mobil listrik bukan lagi sekadar mimpi mahal bagi kelas menengah. Daftar lengkap mobil listrik bekas tahun 2026 menunjukkan bahwa efisiensi tinggi, kecanggihan teknologi, dan harga terjangkau dapat berjalan beriringan.

Bagi Anda yang sedang mencari kendaraan harian yang irit pajak dan bebas biaya bensin, pasar mobil listrik seken saat ini adalah waktu terbaik untuk mulai beralih. Keberanian mengambil unit bekas berkualitas akan memberikan pengalaman berkendara masa depan yang nyaman tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index