JAKARTA - Waktu sahur sering terasa singkat bagi mereka yang terbiasa bangun mepet imsak. Tubuh yang masih mengantuk membuat aktivitas di dapur menjadi lebih berat dan melelahkan.
Padahal sahur adalah kunci menjaga energi dan konsentrasi selama berpuasa. Memilih menu yang cepat dan praktis bisa membuat sahur tetap bergizi tanpa menguras tenaga.
Oatmeal dengan Topping Buah dan Madu
Salah satu menu sahur paling mudah adalah oatmeal instan dengan tambahan topping buah dan madu. Menu ini cocok bagi yang tidak terbiasa makan nasi saat perut masih setengah sadar.
Oatmeal kaya serat sehingga rasa kenyang bisa bertahan lama. Cukup seduh dengan air panas atau susu hangat, lalu tambahkan pisang, kurma, atau kacang-kacangan untuk protein tambahan.
Tanpa perlu kompor, menu ini bisa disiapkan hanya beberapa menit menggunakan pemanas air atau microwave. Praktis, cepat, dan tetap mengenyangkan sebelum berpuasa.
Telur Orak-Arik dengan Sayuran
Pilihan kedua adalah orak-arik telur sayuran atau scrambled eggs. Telur merupakan sumber protein murah dan cepat matang yang membantu stamina tubuh selama puasa.
Proses memasak hanya sekitar tiga sampai lima menit. Tambahkan garam, lada, bayam, atau irisan tomat agar menu lebih bergizi dan segar.
Menu ini sederhana tetapi efektif menjaga energi sepanjang hari. Telur orak-arik juga fleksibel untuk berbagai variasi lauk sahur.
Roti Gandum dengan Selai dan Buah
Roti gandum dengan selai kacang dan irisan pisang menjadi solusi sahur cepat. Karbohidrat kompleks pada roti gandum dicerna lebih lambat sehingga energi tetap stabil hingga berbuka.
Cukup panggang roti, olesi selai, dan tambahkan irisan pisang. Menu ini bisa disantap bahkan ketika waktu imsak sudah hampir tiba.
Selain mudah, kombinasi roti, selai, dan buah menyediakan serat, protein, dan energi yang seimbang. Menu ini cocok bagi pekerja atau mahasiswa yang terburu-buru di pagi hari.
Sarden dan Tuna Kaleng sebagai Solusi Darurat
Sarden instan atau tuna kaleng adalah pilihan cepat dan bergizi saat sahur mendadak. Stok lauk kaleng bisa menjadi penyelamat ketika waktu terbatas di dini hari.
Sarden cukup dipanaskan sebentar atau tuna kaleng bisa langsung disantap. Kepraktisan ini membuat lauk siap santap tetap lezat dan bernutrisi.
Menu ini ideal bagi mereka yang sering kesiangan tetapi tetap ingin sahur bergizi. Praktik ini memudahkan tanpa perlu repot memasak di pagi buta.
Ayam Suwir atau Abon untuk Sahur Siap Santap
Ayam suwir atau abon menjadi menu aman bagi yang ingin sahur cepat. Dengan stok lauk kering seperti abon sapi, abon ayam, atau ayam suwir, memasak di pagi hari tidak lagi diperlukan.
Cukup ambil nasi hangat, taburkan ayam suwir atau abon, dan tambahkan irisan timun jika ada. Menu ini benar-benar “grab and go” tanpa menghabiskan waktu lama di dapur.
Sahur tidak harus selalu masakan rumit dan beragam lauk. Yang penting adalah tubuh tetap mendapat karbohidrat, protein, serat, dan cairan yang cukup untuk energi selama puasa.
Kesiapan dan Perencanaan Bahan Sahur
Mempersiapkan stok bahan sederhana di rumah menjadi kunci sahur lancar meski waktu singkat. Dengan perencanaan tepat, sahur anti-ribet bisa menjadi kebiasaan yang memudahkan selama bulan puasa.
Lima menu sahur praktis ini bisa menjadi andalan bagi pekerja, mahasiswa, atau siapa saja yang punya waktu terbatas. Menu sederhana, cepat, dan bergizi membuat ibadah puasa lebih nyaman tanpa stres memikirkan masakan pagi hari.