BBM

Update Harga BBM Pertamina Seluruh Indonesia (24 Februari 2026)

Update Harga BBM Pertamina Seluruh Indonesia (24 Februari 2026)
Update Harga BBM Pertamina Seluruh Indonesia (24 Februari 2026)

JAKARTA - Pemerintah melalui Pertamina terus melakukan penyesuaian harga secara berkala pada jenis BBM non-subsidi guna mengikuti fluktuasi harga minyak mentah dunia serta nilai tukar rupiah. Sementara itu, untuk jenis BBM subsidi dan penugasan (Pertalite dan BioSolar), harga dipastikan masih tetap stabil guna menjaga daya beli masyarakat.

Harga BBM Subsidi & Penugasan (Nasional)

Harga berikut berlaku seragam di seluruh SPBU Pertamina dari Sabang hingga Merauke:

Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter

BioSolar (Subsidi): Rp6.800 per liter

Estimasi Harga BBM Non-Subsidi (Wilayah Umum)

Harga pada kategori ini dapat bervariasi antarprovinsi karena perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Berikut adalah rentang harga untuk wilayah Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara:

Jenis BBMHarga Per Liter (Mulai Dari)
Pertamax (RON 92)Rp12.950 - Rp13.500
Pertamax Turbo (RON 98)Rp14.400 - Rp14.750
Dexlite (CN 51)Rp14.550 - Rp14.900
Pertamina Dex (CN 53)Rp15.100 - Rp15.450
Pertamax Green 95Rp13.900 - Rp14.200

Sebaran Harga Per Wilayah (Provinsi Strategis)

DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat:

Pertamax: Rp12.950 | Pertamax Turbo: Rp14.400 | Dexlite: Rp14.550 | Pertamina Dex: Rp15.100

Jawa Timur, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta:

Pertamax: Rp12.950 | Pertamax Turbo: Rp14.400 | Dexlite: Rp14.550 | Pertamina Dex: Rp15.100

Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau:

Pertamax: Rp13.500 | Pertamax Turbo: Rp14.750 | Dexlite: Rp14.900 | Pertamina Dex: Rp15.450

Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Papua:

Pertamax: Rp13.200 | Pertamax Turbo: Rp14.650 | Dexlite: Rp14.800 | Pertamina Dex: Rp15.350

Mengapa Harga Bisa Berbeda di Tiap Daerah?

Ada beberapa faktor teknis yang memengaruhi perbedaan harga eceran BBM non-subsidi di tingkat SPBU:

PBBKB: Setiap Pemerintah Daerah memiliki kewenangan menetapkan tarif pajak antara 5% hingga 10%.

Biaya Logistik: Untuk wilayah terpencil (3T), biaya distribusi menjadi tantangan tersendiri, meskipun program BBM Satu Harga terus diupayakan untuk menyamakan tarif subsidi di seluruh pelosok.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index