PLN

Geliat Ekonomi Jabar: Penjualan Listrik Sektor Bisnis PLN UID Jawa Barat Melonjak 7,92 Persen

Geliat Ekonomi Jabar: Penjualan Listrik Sektor Bisnis PLN UID Jawa Barat Melonjak 7,92 Persen
Geliat Ekonomi Jabar: Penjualan Listrik Sektor Bisnis PLN UID Jawa Barat Melonjak 7,92 Persen

JAKARTA - Sektor bisnis di Jawa Barat menunjukkan tren pemulihan ekonomi yang signifikan di awal tahun 2026. Hal ini tercermin dari catatan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat yang membukukan kenaikan penjualan listrik di sektor bisnis sebesar 7,92 persen.

Lonjakan ini menjadi sinyal kuat bahwa aktivitas perdagangan, jasa, dan pariwisata di wilayah Jawa Barat kembali bergairah, yang secara otomatis mendorong peningkatan kebutuhan energi listrik secara masif.

Peningkatan konsumsi listrik di sektor ini tidak hanya menggambarkan pertumbuhan skala usaha yang ada, tetapi juga munculnya titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di berbagai kabupaten/kota. PLN UID Jawa Barat berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik guna mendukung momentum pertumbuhan ini agar tetap stabil dan berkelanjutan.

Sinergi Layanan Prima dan Transformasi Digital PLN

Keberhasilan peningkatan penjualan ini juga didorong oleh kemudahan akses layanan yang ditawarkan PLN melalui transformasi digital. Dengan aplikasi PLN Mobile, para pelaku usaha kini dapat lebih mudah melakukan penambahan daya (upgrade), penyambungan baru, hingga memantau penggunaan energi secara real-time. Kecepatan merespons kebutuhan pelanggan bisnis menjadi kunci utama PLN dalam menangkap peluang pertumbuhan pasar di Jawa Barat.

PLN juga aktif melakukan pendekatan "jemput bola" kepada para investor dan pelaku usaha industri kreatif yang sedang berkembang pesat di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya. Melalui penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang mumpuni, PLN memastikan bahwa setiap rencana ekspansi bisnis di Jawa Barat tidak terkendala oleh masalah pasokan energi.

Dampak Positif bagi Pendapatan Daerah dan Stabilitas Ekonomi

Kenaikan penjualan listrik di sektor bisnis ini membawa dampak domino yang positif bagi perekonomian daerah. Selain mencerminkan produktivitas yang meningkat, kenaikan ini juga berkontribusi pada peningkatan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas tenaga listrik yang menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) bagi pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat.

Pertumbuhan sebesar 7,92 persen ini jauh melampaui pertumbuhan di sektor rumah tangga pada periode yang sama, menandakan bahwa mesin ekonomi Jawa Barat sedang bekerja dengan kecepatan tinggi.

Sektor perhotelan, pusat perbelanjaan, dan perkantoran menjadi kontributor utama dalam kenaikan konsumsi energi ini, seiring dengan normalnya aktivitas masyarakat dan meningkatnya angka kunjungan wisatawan ke Jawa Barat.

Komitmen PLN dalam Mendukung Investasi Hijau dan Keandalan Pasokan

Menatap masa depan, PLN UID Jawa Barat tidak hanya fokus pada kuantitas penjualan, tetapi juga kualitas energi yang disalurkan. PLN terus menawarkan layanan Green Energy Certificate (REC) bagi pelaku bisnis yang ingin memastikan operasional mereka didukung oleh energi terbarukan.

Hal ini sejalan dengan tren global di mana banyak perusahaan kini mulai memprioritaskan aspek keberlanjutan dalam bisnis mereka.

General Manager PLN UID Jawa Barat menyatakan bahwa pihaknya akan terus memperkuat jaringan distribusi dan melakukan pemeliharaan preventif secara rutin. Dengan jaminan listrik yang tanpa kedip (zero down time), Jawa Barat diharapkan tetap menjadi destinasi investasi bisnis yang paling menarik di Pulau Jawa, sekaligus motor penggerak ekonomi nasional yang tangguh.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index