Proyek Tol

Proyek Tol Jogja–Solo Segmen Prambanan–Purwomartani Dikebut untuk Mudik Lebaran 2026

Proyek Tol Jogja–Solo Segmen Prambanan–Purwomartani Dikebut untuk Mudik Lebaran 2026
Proyek Tol Jogja–Solo Segmen Prambanan–Purwomartani Dikebut untuk Mudik Lebaran 2026

JAKARTA - Pembangunan Tol Jogja–Solo segmen Prambanan–Purwomartani terus dikebut untuk menyambut arus mudik Lebaran 2026. Proyek strategis ini diproyeksikan menjadi jalur alternatif utama guna mengurangi kepadatan lalu lintas menuju Yogyakarta dan sekitarnya.

Kegiatan Konstruksi di Gerbang Tol Purwomartani

Pantauan Harian Jogja pada Selasa, 24 Februari 2026, menunjukkan aktivitas konstruksi masih berlangsung di area Gerbang Tol Purwomartani. Sejumlah kendaraan proyek terlihat hilir mudik, sementara ekskavator terus beroperasi di berbagai titik pekerjaan.

Di ujung jalur yang bersinggungan dengan Jalan Solo–Jogja, dump truck berjajar untuk mendukung proses pembangunan. Para pekerja proyek terus mengerjakan badan jalan dan akses penghubung agar jalur fungsional dapat segera digunakan.

Bangunan fisik Gerbang Tol Purwomartani sudah berdiri kokoh. Tulisan nama gerbang tol telah terpasang di atas, dilengkapi sejumlah rambu lalu lintas yang mulai dipasang sebagai persiapan operasional.

Persiapan Jalur Fungsional Menjelang Libur Idulfitri

Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan meninjau kesiapan jalur fungsional Tol Solo–Jogja dan Jogja–Bawen. Peninjauan dilakukan pada 22–23 Januari 2026 sebagai bagian dari persiapan mobilisasi masyarakat selama Lebaran 1447 H.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan kegiatan ini memastikan kesiapan infrastruktur, aspek keselamatan, dan koordinasi lintas sektor. Tujuan utama adalah agar jalur fungsional dapat digunakan dengan aman dan lancar saat puncak arus mudik.

Detail Jalur Fungsional Tol Jogja–Solo

Jalur fungsional yang disiapkan mencakup Tol Solo–Jogja–YIA Kulonprogo segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 11,48 kilometer. Serta Jalan Tol Jogja–Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer.

Melalui anak usahanya, PT Jasamarga Jogja Solo, Rivan menyebut jalur fungsional ini meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antara Solo, Yogyakarta, dan sekitarnya. Kehadiran tol ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh Klaten–Jogja dari 45 menit menjadi sekitar 20 menit.

Manfaat untuk Pariwisata dan Mobilitas

Selain mempercepat perjalanan, ruas tol mempermudah akses ke kawasan strategis pariwisata, termasuk Candi Prambanan. Jasa Marga bersama kepolisian dan pemangku kepentingan lainnya terus mengintensifkan koordinasi pengaturan lalu lintas.

Manajemen rekayasa arus kendaraan diharapkan menjamin keselamatan pengguna jalan saat periode mobilitas tinggi. Kehadiran jalur fungsional ini menjadi solusi mengurai kemacetan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Koordinasi Lintas Sektor dan Kesiapan Operasional

Pihak Jasa Marga memastikan seluruh aspek teknis jalan tol, mulai dari perkerasan, rambu, hingga fasilitas darurat, telah dicek secara menyeluruh. Kolaborasi dengan kepolisian, Kemenhub, dan pihak terkait menjadi kunci keberhasilan operasional tol menjelang arus mudik.

Dengan kesiapan ini, masyarakat dapat memanfaatkan Tol Jogja–Solo segmen Prambanan–Purwomartani sebagai alternatif lebih cepat dan aman. Tol baru ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan mobilitas dan mendukung sektor pariwisata di Yogyakarta dan sekitarnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index