JAKARTA - Memiliki rumah subsidi kini bukan lagi sekadar impian bagi masyarakat berpenghasilan rendah di daerah. Di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, sejumlah pilihan rumah subsidi dengan harga terjangkau hadir sebagai solusi hunian layak dengan skema dukungan pemerintah.
Kesempatan untuk mempunyai rumah sendiri saat ini tidak hanya berasal dari penjualan rumah komersial. Pemerintah telah menyediakan banyak kemudahan untuk ketersediaan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui program rumah subsidi.
Program rumah subsidi mendorong setiap provinsi memiliki pengembang rumah subsidi. Salah satunya berada di Kota Palopo, Sulawesi Selatan yang harga jualnya di bawah Rp 180 juta.
Dikutip dari situs Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang) yang dikelola oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama BP Tapera, Kamis, 26 Februari 2026, berikut ini daftar rumah murah di Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Informasi ini menjadi referensi bagi masyarakat yang sedang mencari hunian terjangkau di wilayah tersebut.
Almahyra Residence II
Almahyra Residence II merupakan perumahan yang dibangun oleh PT Almahyra Lima Raya. Dalam situs SiKumbang, perusahaan tersebut tercatat menjadi anggota Himpunan Pengembangan Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra).
Harga rumah yang ditawarkan sebesar Rp 173 juta dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 91 meter persegi. Di dalamnya terdapat 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi.
Untuk spesifikasi bangunannya, bagian atap menggunakan rangka baja ringan dan atap spandek. Dindingnya memakai batu bata yang telah diplaster, diplamir, dan dicat.
Pada bagian lantai telah menggunakan keramik ukuran 50x50 cm. Fondasinya dibuat dengan sistem terusan menggunakan batu kali.
Hunian ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga kecil. Tata ruangnya dibuat fungsional agar tetap nyaman ditempati.
Dengan harga Rp 173 juta, Almahyra Residence II menjadi salah satu opsi rumah subsidi yang terjangkau. Luas lahan yang mencapai 91 meter persegi memberi ruang lebih untuk pengembangan di kemudian hari.
Griya Naifah Lestari II
Pilihan lainnya adalah Griya Naifah Lestari II yang dikembangkan oleh PT Naifah Lestari. Dalam situs SiKumbang, perusahaan tersebut tercatat menjadi anggota Himpunan Pengembangan Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra).
Harga rumah yang ditawarkan sebesar Rp 173 juta dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 72 meter persegi. Di dalam unit tersebut tersedia 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi.
Untuk spesifikasi bangunannya, bagian atap menggunakan rangka baja ringan dan atap spandek. Dindingnya memakai batu bata yang telah diplaster, diaci, dan dicat.
Bagian lantai telah menggunakan keramik ukuran 40x40 cm. Sementara fondasinya menggunakan batu kali terusan.
Rumah subsidi ini dirancang dengan konsep sederhana namun tetap memperhatikan kualitas bangunan. Spesifikasi materialnya disesuaikan dengan standar hunian layak bagi MBR.
Dengan luas lahan 72 meter persegi, rumah ini tetap memberikan ruang terbuka yang cukup. Harga Rp 173 juta menjadikannya kompetitif di pasar hunian bersubsidi Kota Palopo.
Qiran Land
Qiran Land dibangun oleh pengembang PT Qiran Pradita Utama di Kota Palopo. Dalam situs SiKumbang, perusahaan tersebut tercatat menjadi anggota Himpunan Pengembangan Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra).
Harga rumah yang ditawarkan sebesar Rp 173 juta dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 72 meter persegi. Di dalamnya terdapat 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi.
Untuk spesifikasi bangunannya, bagian atap menggunakan rangka baja ringan dan atap spandek. Dindingnya memakai batu bata yang telah diplaster, diplamir, dan dicat.
Pada bagian lantai telah menggunakan keramik ukuran 50x50 cm. Fondasinya dibuat menggunakan batu kali terusan.
Qiran Land menjadi salah satu alternatif rumah subsidi dengan harga seragam Rp 173 juta. Desainnya mengutamakan fungsi ruang yang efisien untuk keluarga kecil.
Kehadiran dua kamar tidur memungkinkan penghuni memiliki ruang istirahat yang cukup. Material bangunan yang digunakan mengikuti standar konstruksi perumahan bersubsidi.
Perumahan Fortuna Permai 2
Perumahan Fortuna Permai 2 dikembangkan oleh Agung Prima Engineering. Dalam situs SiKumbang, perusahaan tersebut tercatat menjadi anggota Real Estate Indonesia (REI).
Harga rumah yang ditawarkan sebesar Rp 173 juta dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 78 meter persegi. Di dalam unit tersedia 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi.
Untuk spesifikasi bangunannya, bagian atap menggunakan spandek. Dindingnya memakai bata.
Bagian lantainya memakai keramik. Fondasinya tersusun dari batu kali.
Dengan luas lahan 78 meter persegi, rumah ini memberikan ruang yang cukup untuk aktivitas keluarga. Harga yang ditawarkan tetap berada dalam kategori rumah subsidi bagi MBR.
Keanggotaan pengembang di REI menunjukkan legalitas dan kredibilitas perusahaan. Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi calon pembeli rumah subsidi.
Green Land
Pilihan terakhir adalah Green Land yang dikembangkan oleh PT Ard Development Realty. Dalam situs SiKumbang, perusahaan tersebut tercatat menjadi anggota Aliansi Pengembang Perumahan Nasional Jaya (Appernas Jaya).
Harga rumah yang ditawarkan sebesar Rp 173 juta dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 72 meter persegi. Di dalamnya terdapat 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi.
Untuk spesifikasi bangunannya, bagian atap menggunakan rangka atap. Dindingnya memakai bata yang telah diaci.
Bagian lantai telah menggunakan keramik. Fondasinya menggunakan batu gunung.
Green Land menjadi salah satu opsi rumah subsidi dengan harga yang sama yaitu Rp 173 juta. Spesifikasi bangunan disesuaikan dengan standar rumah layak huni untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Dengan berbagai pilihan tersebut, masyarakat memiliki alternatif hunian sesuai kebutuhan dan preferensi lokasi. Program rumah subsidi di Kota Palopo membuka peluang lebih luas bagi MBR untuk memiliki rumah sendiri.
Harga yang relatif seragam memudahkan calon pembeli dalam membandingkan spesifikasi dan luas lahan. Setiap perumahan menawarkan keunggulan masing-masing dalam hal material dan pengembang.
Keberadaan rumah subsidi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menyediakan hunian terjangkau. Masyarakat dapat memanfaatkan informasi dari SiKumbang untuk memastikan legalitas dan detail proyek.
Dengan harga Rp 173 juta, lima perumahan tersebut menjadi opsi menarik di Kota Palopo. Program rumah subsidi diharapkan terus mendorong kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah secara merata.