JAKARTA - Ramadan tidak hanya soal menahan lapar dan haus, tapi juga soal menikmati momen berbuka dengan makanan yang bermakna. Tahun ini, kamu bisa mencoba sajian khas Timur Tengah untuk memberikan sensasi berbeda di meja iftar.
Hidangan Timur Tengah kaya rempah, sarat tradisi, dan biasanya disajikan untuk dinikmati bersama keluarga. Menu-menu ini bisa membawa suasana hangat ala iftar di rumah tanpa harus ke restoran.
Kurma: Pembuka yang Mengikuti Sunah Rasul
Kurma selalu menjadi hidangan pertama saat berbuka di Timur Tengah. Mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa, kurma mampu mengembalikan energi seketika setelah berpuasa.
Jenisnya beragam, mulai dari ajwa yang gelap dan religius, medjool yang besar dan lembut, hingga sukari yang manis dan renyah. Selain dimakan langsung, kurma juga kerap dijadikan campuran dessert atau minuman khas Ramadan.
Resep Kurma Isi Almond:
Bahan-bahan:
• 10 butir kurma, buang biji
• 10 butir almond panggang
Cara Membuat:
Isi kurma dengan almond, tekan perlahan.
Sajikan sebagai camilan berbuka.
Nilai Nutrisi: Protein 3g, Lemak sehat 5g, Kalori 70 per porsi.
Shorbat Adas dan Harira: Sup Hangat Pembuka
Shorbat adas adalah sup lentil berwarna kuning keemasan yang dimasak dengan bawang merah, bawang putih, kunyit, dan jintan. Teksturnya lembut sehingga mudah dicerna setelah berpuasa.
Harira, sup khas Maroko, berisi tomat, lentil, chickpea, daging, dan rempah aromatik. Sup ini membantu tubuh menyesuaikan diri kembali menerima makanan setelah seharian berpuasa.
Resep Shorbat Adas:
Bahan-bahan:
• 100g lentil merah
• 1 siung bawang putih, cincang
• 1/2 sdt kunyit
• 1/2 sdt jintan
• 500 ml air
Cara Membuat:
Rebus semua bahan hingga lentil lunak.
Haluskan jika diinginkan tekstur lembut, sajikan hangat.
Nilai Nutrisi: Protein 12g, Serat 8g, Kalori 150.
Mansaf dan Maqluba: Hidangan Utama Tradisional
Mansaf adalah makanan nasional Yordania dengan nasi, daging domba, dan saus yogurt fermentasi kering bernama jameed. Biasanya disajikan dalam porsi besar untuk dinikmati bersama-sama.
Maqluba, hidangan Palestina, dimasak dengan nasi, daging, dan sayuran seperti terong atau kembang kol, lalu dibalik saat penyajian. Aroma rempah seperti kayu manis, kapulaga, dan all spice memberi sensasi hangat dan khas.
Resep Mansaf Sederhana:
Bahan-bahan:
• 200g daging domba
• 150g nasi basmati
• 100ml yogurt kering
• 1/2 sdt all spice
• Garam dan lada secukupnya
Cara Membuat:
Masak daging dan campur dengan yogurt serta rempah.
Sajikan di atas nasi, hidangkan hangat.
Nilai Nutrisi: Protein 25g, Lemak 15g, Kalori 400.
Kebab dan Shawarma: Olahan Daging Kaya Protein
Kebab adalah potongan daging berbumbu yang dipanggang di atas bara api. Bisa disajikan dengan nasi, roti pita, atau salad segar, menu ini kaya protein dan mengenyangkan.
Shawarma menggunakan irisan daging yang dipanggang vertikal, kemudian disajikan dengan roti pita, saus bawang putih, acar, dan sayuran segar. Menu praktis ini populer di Timur Tengah terutama bagi mereka yang berbuka di luar rumah.
Resep Shawarma Ayam:
Bahan-bahan:
• 200g daging ayam fillet
• 1 sdm yogurt plain
• 1 sdt paprika bubuk
• 1 sdt jintan
• Roti pita secukupnya
Cara Membuat:
Marinasi ayam dengan yogurt dan bumbu, diamkan 30 menit.
Panggang hingga matang, sajikan dengan pita dan sayuran.
Nilai Nutrisi: Protein 22g, Lemak 10g, Kalori 300.
Hummus, Falafel, dan Roti Pita: Mezze Sehat dan Mengenyangkan
Hummus terbuat dari chickpea dihaluskan dengan tahini, minyak zaitun, dan perasan lemon. Rasanya gurih dan creamy, cocok sebagai pembuka iftar.
Falafel adalah bola-bola kacang arab atau fava yang renyah di luar, lembut di dalam. Keduanya biasa disantap dengan roti pita, menciptakan keseimbangan karbohidrat, protein nabati, dan lemak sehat dari minyak zaitun.
Resep Hummus Mudah:
Bahan-bahan:
• 150g chickpea, rebus
• 2 sdm tahini
• 1 sdm minyak zaitun
• 1 sdm perasan lemon
• Garam secukupnya
Cara Membuat:
Haluskan semua bahan hingga creamy.
Sajikan dengan pita atau sayuran segar.
Nilai Nutrisi: Protein 8g, Lemak sehat 6g, Kalori 180.
Baklava, Kunafa, dan Qatayef: Manis Tradisional Ramadan
Baklava terdiri dari lapisan filo pastry berisi kacang cincang dan sirup madu, renyah dan legit. Kunafa menggabungkan keju lembut dan adonan tipis yang dipanggang, disiram sirup gula beraroma air mawar.
Qatayef adalah pancake mini berisi kacang atau krim, populer selama Ramadan. Dessert ini biasa dinikmati bersama teh hangat atau minuman khas Timur Tengah seperti jallab dan tamar hindi.
Resep Baklava Mini:
Bahan-bahan:
• 100g filo pastry
• 50g kacang cincang
• 2 sdm madu
Cara Membuat:
Susun filo pastry, beri kacang di tengah, lipat.
Panggang hingga kecokelatan, siram madu, sajikan hangat.
Nilai Nutrisi: Protein 4g, Lemak 8g, Kalori 200.
Dengan menghadirkan menu-menu ini di rumah, suasana Ramadan bisa terasa lebih berbeda dan kaya budaya. Sajian khas Timur Tengah tak hanya lezat, tapi juga sarat makna kebersamaan dan tradisi iftar.