Barcelona

Liga Spanyol: Kemenangan Telak Atas Levante Kembalikan Barcelona Ke Puncak Klasemen

Liga Spanyol: Kemenangan Telak Atas Levante Kembalikan Barcelona Ke Puncak Klasemen
Liga Spanyol: Kemenangan Telak Atas Levante Kembalikan Barcelona Ke Puncak Klasemen

JAKARTA - Barcelona sukses membuktikan mentalitas juara mereka dengan merebut kembali takhta tertinggi Liga Spanyol (La Liga) musim 2025/2026.

Menjamu Levante di Stadion Camp Nou pada Minggu malam (22 Februari 2026), tim asuhan Hansi Flick tampil sangat dominan dan mengunci kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0.

Kemenangan ini sekaligus menjadi respons sempurna bagi Blaugrana untuk mengudeta posisi Real Madrid, yang sebelumnya sempat memimpin namun harus terpeleset di pekan yang sama.

Tambahan tiga poin dari laga ini membuat Barcelona kini mengoleksi 61 poin dari 25 pertandingan. Mereka unggul tipis satu angka di atas rival abadi mereka, Real Madrid, yang turun ke peringkat kedua. Bagi publik Catalan, hasil ini bukan sekadar tentang klasemen, melainkan tentang kembalinya ritme permainan menyerang yang efektif dan terstruktur.

Gol Cepat Marc Bernal Dan Efektivitas Serangan Babak Pertama

Barcelona tidak membuang waktu untuk menunjukkan taringnya sejak peluit pertama dibunyikan. Laga baru berjalan empat menit, pemain muda berbakat Marc Bernal sukses memecah kebuntuan.

Berawal dari umpan matang Eric Garcia, Bernal melepaskan tembakan keras ke sudut bawah gawang yang tak mampu dihalau kiper Levante, Mathew Ryan. Gol kilat ini seketika meruntuhkan rencana pertahanan rapat yang coba dibangun oleh tim tamu.

Dominasi tuan rumah berlanjut di menit ke-32. Kali ini, giliran gelandang senior Frenkie de Jong yang mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan umpan silang akurat dari Joao Cancelo, De Jong melakukan penyelesaian dingin yang menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Efektivitas transisi dari lini tengah ke depan menjadi kunci mengapa Barcelona mampu mengontrol jalannya laga dengan penguasaan bola mencapai lebih dari 70%.

Aksi Fermin Lopez Dan Solidnya Pertahanan Blaugrana

Memasuki babak kedua, Hansi Flick melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga intensitas tekanan. Masuknya Fermin Lopez di pertengahan paruh kedua terbukti menjadi langkah jenius.

Pada menit ke-81, Fermin memastikan kemenangan Barcelona menjadi 3-0 lewat tembakan keras yang sempat membentur tiang sebelum bersarang di jala gawang. Gol ini merupakan buah dari kerja sama apik dengan Lamine Yamal yang terus menebar ancaman di sisi sayap.

Di sisi lain, lini pertahanan Barcelona yang dikawal oleh Eric Garcia dan Jules Kounde tampil sangat disiplin. Meskipun Levante sesekali mencoba melakukan serangan balik melalui Ivan Romero, penjaga gawang Joan Garcia tampil sigap menjaga kesucian gawangnya. Statistik mencatat Levante hanya mampu melepaskan sedikit tembakan tepat sasaran, yang semuanya berhasil diredam dengan baik.

Konsekuensi Bagi Levante Dan Tekanan Di Zona Degradasi

Bagi Levante, kekalahan telak di Camp Nou ini semakin memperpanjang nafas berat mereka di kompetisi musim ini. Tim asuhan Luis Castro tersebut masih tertahan di peringkat ke-19 klasemen sementara dengan raihan 18 poin. Kegagalan mencuri poin di markas Barcelona membuat mereka kian terbenam di zona degradasi dan dituntut untuk segera berbenah jika ingin tetap bertahan di kasta tertinggi Liga Spanyol musim depan.

Ketidaksanggupan Levante membendung kreativitas lini tengah Barcelona menjadi evaluasi besar bagi tim tamu. Mereka terlihat kesulitan keluar dari tekanan tinggi (high pressing) yang diterapkan skuad Barcelona sejak area pertahanan mereka sendiri. Kehilangan poin di laga tandang memang sudah diprediksi, namun margin gol yang besar tentu menjadi pukulan mental bagi skuat Levante.

Persiapan Barcelona Menghadapi Persaingan Gelar Juara Ke Depan

Keberhasilan kembali ke puncak klasemen memberikan suntikan moral yang luar biasa bagi Barcelona sebelum menghadapi jadwal padat di bulan Maret. Dengan selisih satu poin yang sangat tipis dari Real Madrid, Barcelona tidak boleh terpeleset sedikit pun dalam laga-laga berikutnya.

Konsistensi pemain muda seperti Marc Bernal dan Fermin Lopez diharapkan dapat terus terjaga untuk melengkapi pengalaman pemain senior seperti Lewandowski dan De Jong.

"Tujuannya selalu sama, tetap berada di puncak hingga akhir musim," menjadi semangat yang digaungkan oleh manajemen Barcelona. Setelah kemenangan atas Levante ini, fokus mereka kini beralih ke pertandingan selanjutnya melawan Villarreal.

Seluruh mata pencinta sepak bola kini tertuju pada persaingan dua raksasa Spanyol ini yang diprediksi akan berlangsung sengit hingga pekan terakhir kompetisi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index