Jasa Marga Lakukan Pemeliharaan Rutin Jalan Tol Cipularang Dan Padaleunyi Pelni

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:05:01 WIB
Jasa Marga Lakukan Pemeliharaan Rutin Jalan Tol Cipularang Dan Padaleunyi Pelni

JAKARTA - Memasuki periode akhir Februari 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga standar pelayanan minimal di jalan bebas hambatan.

Langkah ini diwujudkan melalui kelanjutan program pemeliharaan perkerasan jalan di Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi. Pekerjaan ini merupakan agenda rutin yang sangat krusial untuk memastikan lintasan tetap dalam kondisi prima, mengingat kedua ruas tol tersebut merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dengan Bandung serta sekitarnya.

Kondisi infrastruktur yang terjaga dengan baik tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, tetapi juga menjadi faktor penentu dalam aspek keselamatan berkendara. Dengan volume kendaraan yang terus meningkat setiap harinya, beban jalan tol tentu memerlukan perhatian khusus.

Oleh karena itu, pengerjaan scrapping, filling, serta overlay (SFO) dilakukan secara berkala. Upaya ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan yang diakibatkan oleh kerusakan permukaan jalan, sehingga mobilitas masyarakat antarkota tetap berjalan lancar tanpa hambatan teknis yang berarti di sepanjang jalur utama tersebut.

Detail Lokasi Dan Titik Pengerjaan Di Ruas Tol Cipularang

Fokus pengerjaan pada pekan ini tersebar di beberapa titik strategis sepanjang Ruas Tol Cipularang. Untuk arah menuju Bandung (Ambon/Timur), pemeliharaan dilakukan pada Kilometer (KM) 70 hingga KM 81, di mana petugas akan melakukan pengelupasan aspal lama dan penggantian dengan material baru yang lebih kokoh.

Selain itu, titik-titik di sekitar KM 90 hingga KM 100 juga masuk dalam daftar perbaikan intensif. Area-area ini dipilih berdasarkan hasil pemantauan rutin terhadap tingkat keausan permukaan jalan yang mulai menunjukkan perlunya intervensi teknis segera.

Sementara itu, untuk arah sebaliknya yang menuju Jakarta (Barat), pengerjaan terkonsentrasi di wilayah KM 116 hingga KM 104. Para pengguna jalan yang melintas dari arah Bandung menuju Jakarta diimbau untuk lebih waspada saat mendekati lokasi proyek.

Jasa Marga memastikan bahwa setiap titik pengerjaan telah dilengkapi dengan rambu-rambu peringatan dan petugas pengatur lalu lintas yang berjaga selama 24 jam. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa meskipun ada penyempitan lajur di titik tertentu, arus kendaraan tetap bisa mengalir dengan tertib dan aman bagi semua pihak.

Agenda Perbaikan Infrastruktur Pada Ruas Jalan Tol Padaleunyi

Tidak hanya Cipularang, Ruas Tol Padaleunyi yang menjadi jalur utama di dalam wilayah Bandung Raya juga mendapatkan porsi pemeliharaan yang sama. Pengerjaan dilakukan di beberapa akses krusial, termasuk pada gerbang tol masuk dan keluar yang sering mengalami kepadatan.

Titik perbaikan di ruas ini mencakup KM 127 hingga KM 151, baik untuk jalur A maupun jalur B. Pemeliharaan di Padaleunyi sangat penting mengingat perannya sebagai penghubung pusat-pusat kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pemerintahan di wilayah Jawa Barat.

Teknik pemeliharaan yang diterapkan mencakup perbaikan lubang (patching) dan perataan permukaan jalan yang bergelombang. Jasa Marga menyadari bahwa gangguan kecil pada permukaan jalan di jalur sepadat Padaleunyi dapat berdampak pada antrean kendaraan yang panjang.

Dengan melakukan pemeliharaan secara preventif, diharapkan durasi perjalanan pengguna jalan tetap stabil dan kualitas berkendara tetap terjaga di level tertinggi. Seluruh material yang digunakan telah melalui uji laboratorium untuk memastikan ketahanan terhadap cuaca ekstrem dan beban berat kendaraan logistik.

Manajemen Lalu Lintas Dan Mitigasi Kemacetan Di Area Proyek

Guna mengantisipasi potensi kemacetan selama proses pemeliharaan berlangsung, pihak pengelola jalan tol telah menyiapkan serangkaian strategi mitigasi. Salah satunya adalah pengaturan jadwal pengerjaan yang diupayakan tidak mengganggu jam sibuk (peak hours).

Selain itu, penyediaan lajur darurat dan koordinasi dengan pihak kepolisian lalu lintas terus diperkuat. Jasa Marga juga memanfaatkan teknologi informasi seperti Variable Message Sign (VMS) untuk memberikan informasi terkini mengenai kondisi jalur kepada para pengendara sebelum mereka memasuki area pengerjaan.

Pengguna jalan sangat disarankan untuk merencanakan waktu keberangkatan dengan lebih bijak. Jika memungkinkan, gunakan aplikasi navigasi untuk memantau titik kepadatan secara real-time. Pihak Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses perbaikan ini berlangsung.

Namun, perlu disadari bahwa gangguan sesaat ini adalah demi manfaat jangka panjang berupa jalan tol yang lebih mulus dan aman bagi seluruh masyarakat Indonesia yang bergantung pada aksesibilitas jalan bebas hambatan ini.

Komitmen Keselamatan Kerja Bagi Petugas Dan Pengguna Jalan

Dalam setiap proyek pemeliharaan, standar keselamatan kerja atau Health, Safety, and Environment (HSE) diterapkan dengan sangat ketat. Seluruh petugas di lapangan diwajibkan menggunakan alat pelindung diri lengkap dan bekerja sesuai dengan prosedur operasional standar. Hal ini sangat penting mengingat pekerjaan dilakukan di tengah arus lalu lintas yang tetap bergerak.

Pengamanan area kerja dilakukan dengan pemasangan rubber cone, lampu kedip pada malam hari, serta pagar pengaman untuk memisahkan area proyek dengan jalur kendaraan yang aktif.

Jasa Marga juga mengimbau kepada para pengendara untuk selalu mematuhi batas kecepatan yang ditentukan dan tidak memaksakan diri jika merasa lelah. Partisipasi aktif dari masyarakat dalam menjaga ketertiban di area proyek sangat membantu kelancaran pengerjaan.

Dengan kolaborasi yang baik antara pengelola jalan tol dan pengguna jalan, diharapkan seluruh rangkaian pemeliharaan di Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan hasil yang optimal bagi kemajuan infrastruktur transportasi nasional di masa depan.

Terkini