JAKARTA - Awal tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pasar kendaraan listrik roda dua di Indonesia. Polytron kembali menarik perhatian publik dengan pembaruan harga motor listrik yang semakin kompetitif.
Harga motor listrik Polytron Januari 2026 menunjukkan strategi agresif perusahaan dalam mendorong transisi kendaraan ramah lingkungan. Beragam pilihan ditawarkan mulai dari segmen terjangkau hingga kelas premium.
Polytron tidak hanya menghadirkan variasi produk, tetapi juga menyertakan skema Battery as a Service atau BaaS. Skema ini membuat harga motor listrik Polytron menjadi lebih rendah dan mudah dijangkau.
Melalui pendekatan tersebut, konsumen dapat membeli motor tanpa harus membayar baterai secara penuh di awal. Langkah ini dinilai efektif untuk memperluas adopsi motor listrik di masyarakat.
Tiga model utama yang ditawarkan Polytron pada Januari 2026 adalah Fox-200, Fox-350, dan Fox-500. Masing-masing model menyasar segmen pengguna yang berbeda.
Perbedaan harga, desain, dan performa menjadi pembeda utama antar model. Dengan begitu, konsumen memiliki banyak pilihan sesuai kebutuhan dan anggaran.
Polytron Fox-200, Motor Listrik Ekonomis untuk Aktivitas Harian
Polytron Fox-200 diposisikan sebagai motor listrik entry-level bagi pengguna pemula. Model ini cocok bagi masyarakat yang ingin beralih dari motor bensin ke motor listrik.
Desain Polytron Fox-200 tergolong simpel namun tetap modern. Tampilan tersebut dirancang untuk menunjang mobilitas harian di kawasan perkotaan.
Fox-200 mengandalkan konsep praktis dan efisien. Motor ini dirancang untuk penggunaan jarak dekat hingga menengah.
Keunggulan utama Fox-200 terletak pada harga yang sangat terjangkau. Hal ini dimungkinkan berkat penerapan sistem sewa baterai.
Dengan skema Battery as a Service, harga Polytron Fox-200 mendapatkan subsidi sebesar Rp7.000.000. Subsidi ini langsung memotong harga beli motor.
Harga Polytron Fox-200 Januari 2026 dengan sistem sewa baterai berbeda di setiap wilayah. Perbedaan tersebut menyesuaikan kebijakan distribusi regional.
Di wilayah Jawa Tengah dan DIY termasuk Cilacap serta Purbalingga, harga Fox-200 turun dari Rp18.400.000 menjadi Rp11.400.000. Penurunan ini membuatnya semakin kompetitif.
Untuk wilayah Jabodetabek, harga Fox-200 dari Rp18.500.000 menjadi Rp11.500.000. Selisih harga tersebut sangat signifikan bagi konsumen.
Sementara itu, di Jawa Barat dan Jawa Timur, harga Fox-200 dari Rp18.900.000 turun menjadi Rp11.900.000. Skema ini tetap menarik bagi pasar regional.
Di wilayah Bali, harga Fox-200 dari Rp19.400.000 menjadi Rp12.400.000. Perbedaan harga disesuaikan dengan biaya distribusi dan kebijakan daerah.
Dengan harga mulai Rp11 jutaan, Polytron Fox-200 menjadi salah satu motor listrik termurah di Indonesia. Model ini cocok untuk kebutuhan transportasi sehari-hari.
Polytron Fox-350, Keseimbangan Desain Sporty dan Performa
Naik ke segmen menengah, Polytron Fox-350 hadir dengan karakter yang lebih sporty. Model ini menyasar pengguna yang menginginkan tampilan dan performa lebih baik.
Desain Fox-350 terlihat lebih agresif dibanding Fox-200. Tampilan tersebut cocok bagi pengguna muda dan aktif.
Polytron Fox-350 menawarkan keseimbangan antara gaya, teknologi, dan kenyamanan. Motor ini dirancang untuk penggunaan yang lebih fleksibel.
Skema Battery as a Service juga diterapkan pada Fox-350. Konsumen tetap mendapatkan subsidi baterai sebesar Rp7.000.000.
Harga Polytron Fox-350 Januari 2026 setelah subsidi tergolong kompetitif di kelasnya. Motor ini menjadi alternatif menarik di segmen menengah.
Untuk wilayah Jabodetabek dan Banten, harga Fox-350 dipatok Rp15.500.000. Harga ini relatif terjangkau untuk motor listrik dengan desain sporty.
Di wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur, harga Fox-350 berada di angka Rp15.800.000. Selisih harga mencerminkan perbedaan distribusi wilayah.
Sementara itu, di Jawa Tengah dan Yogyakarta, harga Fox-350 sedikit lebih rendah yaitu Rp15.300.000. Penetapan harga ini menarik minat konsumen regional.
Untuk wilayah Bali, harga Polytron Fox-350 berada di angka Rp16.300.000. Harga tersebut tetap kompetitif dibanding motor listrik sekelasnya.
Dengan banderol tersebut, Fox-350 cocok bagi pengguna yang menginginkan peningkatan performa dari motor listrik entry-level. Model ini menawarkan nilai seimbang antara harga dan fitur.
Polytron Fox-500, Motor Listrik Premium dengan Penawaran Menarik
Polytron Fox-500 menjadi varian tertinggi dalam lini motor listrik Polytron. Model ini ditujukan bagi konsumen yang menginginkan motor listrik kelas premium.
Desain Fox-500 tampil futuristik dan modern. Tampilan tersebut mencerminkan karakter motor listrik kelas atas.
Spesifikasi Polytron Fox-500 lebih tinggi dibanding Fox-200 dan Fox-350. Motor ini dirancang untuk pengguna dengan mobilitas tinggi.
Kenyamanan berkendara menjadi salah satu fokus utama Fox-500. Model ini cocok untuk perjalanan lebih jauh dan intensitas penggunaan tinggi.
Pada Januari 2026, Polytron menawarkan promo menarik untuk Fox-500. Promo ini memberikan potongan harga yang cukup besar.
Di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah termasuk Cilacap serta Purbalingga, harga Fox-500 turun dari Rp43.000.000 menjadi Rp38.000.000. Potongan harga mencapai Rp5.000.000.
Untuk wilayah Jabodetabek dan Banten, harga Fox-500 dari Rp43.100.000 menjadi Rp38.100.000. Penawaran ini membuat segmen premium lebih terjangkau.
Di Jawa Barat dan Jawa Timur, harga Fox-500 turun dari Rp43.500.000 menjadi Rp38.500.000. Promo ini memberikan nilai tambah bagi konsumen.
Sementara itu, di wilayah Bali, harga Fox-500 dari Rp44.000.000 menjadi Rp39.000.000. Diskon tersebut membuat Fox-500 semakin kompetitif.
Dengan potongan harga hingga Rp5.000.000, Polytron Fox-500 menjadi salah satu motor listrik premium dengan value tinggi. Promo ini menarik perhatian pasar.
Komitmen Polytron Dorong Motor Listrik di Indonesia
Harga motor listrik Polytron Januari 2026 mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung kendaraan ramah lingkungan. Polytron menghadirkan solusi untuk berbagai segmen konsumen.
Dari Fox-200 yang terjangkau hingga Fox-500 yang premium, Polytron menawarkan pilihan lengkap. Konsumen dapat menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan dan anggaran.
Skema Battery as a Service menjadi faktor penting dalam strategi harga Polytron. Pendekatan ini membantu menurunkan hambatan awal pembelian motor listrik.
Dengan harga mulai Rp11 jutaan hingga Rp38 jutaan, motor listrik Polytron semakin mudah diakses. Hal ini berpotensi mempercepat adopsi kendaraan listrik nasional.
Langkah Polytron menunjukkan keseriusan dalam membangun ekosistem kendaraan listrik. Strategi harga dan produk menjadi kunci utama.
Ke depan, motor listrik Polytron diprediksi akan semakin diminati masyarakat. Harga kompetitif dan pilihan model menjadi daya tarik utama.
Melalui pembaruan harga Januari 2026, Polytron memperkuat posisinya di pasar motor listrik Indonesia. Perusahaan optimistis dapat menjangkau lebih banyak konsumen.