Daftar Rumah Murah di Grobogan 2026, Harga Mulai Rp166 Juta

Jumat, 02 Januari 2026 | 10:53:15 WIB
Daftar Rumah Murah di Grobogan 2026, Harga Mulai Rp166 Juta

JAKARTA - Memiliki rumah sendiri tidak selalu harus menunggu kondisi finansial benar-benar mapan. Di tengah kenaikan harga properti di berbagai daerah, masih ada wilayah yang menawarkan hunian dengan harga relatif terjangkau. Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menjadi salah satu contoh daerah yang menyediakan rumah dengan harga sekitar Rp166 juta.

Pilihan rumah dengan harga tersebut membuka peluang bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Selain menjadi tempat tinggal, rumah-rumah ini juga dapat dipertimbangkan sebagai aset jangka panjang. Data hunian ini tercatat dalam Sistem Informasi Kumpulan Pengembang yang dikelola pemerintah. Informasi tersebut dihimpun dan diperbarui pada Kamis, 1 Januari 2026.

Keberadaan rumah murah ini sekaligus menunjukkan bahwa akses kepemilikan hunian masih memungkinkan. Masyarakat tidak harus selalu mengincar kota besar untuk mendapatkan rumah pertama. Dengan mempertimbangkan lokasi dan spesifikasi, Grobogan menjadi alternatif yang realistis.

Pilihan Perumahan dengan Spesifikasi Fungsional

Salah satu perumahan yang ditawarkan di Kabupaten Grobogan adalah Griya Citra Dewata. Perumahan ini dikembangkan oleh Semangat Kerja Bersama yang tercatat sebagai anggota Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat.

Rumah di Griya Citra Dewata memiliki luas bangunan 30 meter persegi dan luas lahan 72 meter persegi. Di dalamnya tersedia dua kamar tidur dan satu kamar mandi yang dirancang untuk kebutuhan keluarga kecil.

Bagian atap rumah ini menggunakan rangka baja ringan dengan penutup genteng super mantili. Dinding rumah dibuat dari hebel yang telah diplester, diaci, dan dicat untuk memberikan tampilan rapi.

Lantai rumah menggunakan keramik yang mudah dirawat dan sesuai untuk hunian harian. Fondasi bangunan memadukan batu dan beton bertulang sehingga struktur rumah cukup kokoh.

Pilihan berikutnya adalah Seroja Village yang dikembangkan oleh Eayila Buna Tulungo. Pengembang ini tercatat sebagai anggota Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia.

Rumah di Seroja Village memiliki luas bangunan 36 meter persegi dengan luas lahan 72 meter persegi. Fasilitas ruangnya terdiri dari dua kamar tidur dan satu kamar mandi.

Atap rumah ini menggunakan rangka baja ringan dengan genteng multiroof. Dinding rumah memakai hebel yang telah diplester, diaci, dan dicat agar tahan lama.

Lantai rumah menggunakan keramik dengan fondasi batu dan beton bertulang. Spesifikasi ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dasar bagi penghuni.

Ragam Tipe Rumah untuk Kebutuhan Berbeda

Pilihan lainnya datang dari Khanaya Residence Rejosari. Perumahan ini dikembangkan oleh Heri Paradise Property yang tercatat sebagai anggota Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat.

Rumah di Khanaya Residence Rejosari memiliki luas bangunan 30 meter persegi dan luas lahan 60 meter persegi. Di dalam rumah tersedia dua kamar tidur dan satu kamar mandi.

Atap rumah menggunakan spandex pasir yang dikenal ringan dan kuat. Dinding rumah dibuat dari hebel untuk menjaga suhu ruangan tetap stabil.

Bagian lantai rumah dilapisi keramik yang praktis untuk aktivitas sehari-hari. Fondasi bangunan menggunakan kombinasi cakar ayam dan batu belah untuk menopang struktur.

Selanjutnya terdapat Graha Tanjung Mulya yang menawarkan rumah dengan luas bangunan 30 meter persegi dan luas lahan 60 meter persegi. Rumah ini dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi.

Perumahan ini dikembangkan oleh Bangkit Mulya Geotama yang tercatat sebagai anggota Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat. Kehadiran pengembang berpengalaman menjadi nilai tambah bagi calon pembeli.

Atap rumah di Graha Tanjung Mulya menggunakan galvalum multiroof. Dinding rumah terbuat dari hebel yang dikenal ringan dan kuat.

Lantai rumah menggunakan keramik ukuran 30 x 30 sentimeter. Fondasi bangunan memakai batu belah yang umum digunakan untuk rumah tapak.

Rumah Murah dengan Spesifikasi Dasar yang Layak

Pilihan terakhir adalah Ghending Janur Kuning yang dikembangkan oleh Janur Kuning Bumi Persada. Pengembang ini tercatat sebagai anggota Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat.

Rumah yang ditawarkan memiliki luas bangunan 36 meter persegi dengan luas lahan 72 meter persegi. Tata ruangnya terdiri dari dua kamar tidur dan satu kamar mandi.

Atap rumah menggunakan rangka baja ringan dengan genteng tanah liat. Material ini dipilih untuk menjaga sirkulasi udara dan ketahanan bangunan.

Dinding rumah dibuat dari bata ringan yang telah diplester dan diaci. Bagian lantai menggunakan keramik yang mudah dibersihkan.

Fondasi rumah memadukan batu pecah dan sistem cakar ayam. Struktur ini dirancang untuk menopang bangunan secara stabil dalam jangka panjang.

Keberadaan berbagai pilihan rumah murah ini menunjukkan bahwa Grobogan masih menawarkan hunian terjangkau. Dengan harga sekitar Rp166 juta, masyarakat memiliki alternatif nyata untuk memiliki rumah sendiri.

Setiap perumahan menawarkan spesifikasi dasar yang relatif seragam. Perbedaan utama terletak pada luas bangunan, jenis atap, dan fondasi yang digunakan.

Rumah-rumah ini umumnya ditujukan untuk keluarga kecil atau pasangan muda. Tata ruang yang sederhana membuat rumah mudah disesuaikan dengan kebutuhan penghuni.

Lokasi di Kabupaten Grobogan juga menjadi pertimbangan tersendiri. Bagi sebagian orang, tinggal di daerah dengan biaya hidup lebih rendah justru memberikan keuntungan jangka panjang.

Pilihan hunian ini sekaligus menjadi gambaran bahwa pasar rumah terjangkau masih tersedia. Dengan informasi yang tepat, masyarakat dapat memilih rumah sesuai kemampuan dan kebutuhan.

Deretan rumah murah di Grobogan ini menjadi bukti bahwa kepemilikan hunian bukan sekadar impian. Dengan perencanaan yang matang, rumah pertama tetap bisa diwujudkan di awal 2026.

Terkini